Marriott Berencana Bangun Hotel Modular Tertinggi di Dunia

Kompas.com - 06/05/2019, 17:40 WIB
Marriott International berencana membangun hotel dengan konstruksi modular di New York. Danny Foster & ArchitectureMarriott International berencana membangun hotel dengan konstruksi modular di New York.

KOMPAS.com - Konstruksi gedung dengan cara modular bukan hal baru di dunia. Sebelumnya, Bowery CitizenM Hotel juga menerapkan konsep serupa dan diklaim sebagai hotel modular tertinggi di dunia.

Seakan tak mau kalah, salah satu jaringan hotel besar, Marriott International berencana membuka hotel dengan konsep serupa.

Hotel dengan nama AC Hotel New York NoMad tersebut digadang-gadang akan menjadi bangunan modular tertinggi di dunia.

Baca juga: Marriott International Targetkan 1.000 Hotel Baru di Asia Pasifik

Melansir Archinect, desain hotel ini dirancang oleh arsitek Danny Foster & Architecture. Setiap modul terdiri dari ruangan yang telah dilengkapi dengan kamar tidur, bantal, hingga perlengkapan mandi.

Unit modular AC HotelDanny Foster & Architecture Unit modular AC Hotel
Nantinya, bangunan hotel akan menjulang setinggi 26 lantai dengan 168 kamar. Selain unit kamar, atap dan rooftop bar akan dibangun dengan konsep serupa. Meski begitu, ruangan lain seperti bar dan restoran akan dibangun dengan cara biasa.

Setiap unit ruangan di dalam hotel dibuat di pabrik di Polandia dan dikirim dengan menggunakan kapal langsung ke New York.

Marriott bertaruh, kamar-kamar yang dibangun oleh pabrik atau didesain secara modular merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan.

"Tujuan kami adalah untuk menggeser industri," ujar Chief development officer in North America, Eric Jacobs seperti dikutip dari Bloomberg.

Unit-unit modular AC HotelDanny Foster & Architecture Unit-unit modular AC Hotel
AC Hotel dikembangkan oleh Concord Hospitality atas nama pemilik Robert Chun. Jacobs mengatakan, dalam waktu lima tahun, konstruksi modular dapat mencapai 25 persen dari semua hotel dalam pipeline yang mencakup merek seperti Courtyard by Marriott dan Fairfield Inn & Suites di Amerika Utara.

Menurutnya, perusahaan hotel seperti Marriott ingin meningkatkan konstruksi modular karena dapat membantu mereka membuka properti baru lebih cepat dan jalan utama untuk meningkatkan pendapatan.

Interior ruang modular AC HotelDanny Foster & Architecture Interior ruang modular AC Hotel
Metode ini menghemat waktu karena kontraktor dapat melakukan pekerjaan di lokasi sementara kamar-kamar hotel sedang dibangun di pabrik.

Hotel yang diperkirakan menelan biaya 65 juta dollar AS atau sekitar Rp 929 miliar tersebut rencananya akan dibuka tahun depan. Sementara proses konstruksi sendiri diperkirakan hanya menghabiskan waktu 90 hari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X