Proyek Perusahaan Patungan Keluarga BJ Habibie Mulai Dipasarkan

Kompas.com - 06/05/2019, 10:15 WIB
Erleseen Tower merupakan mahakarya terbaru dari Meisterstadt Batam yang diyakini bisa menjadi kompetitor utama Marina Bay Sands Singapura, karena proyek ini dilengkapi sky pool and private lounge dengan pemandangan pulau-pulau di sekeliling Batam. Dok PolluxErleseen Tower merupakan mahakarya terbaru dari Meisterstadt Batam yang diyakini bisa menjadi kompetitor utama Marina Bay Sands Singapura, karena proyek ini dilengkapi sky pool and private lounge dengan pemandangan pulau-pulau di sekeliling Batam.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pollux Barelang Megasuperblok atau Pollux Habibie International terhitung resmi memasarkan Erleseen Tower di Meisterstadt Batam, Batam. Perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk dan keluarga besar Presiden RI ke-3, B.J. Habibie, itu yakin bisa menjadi kompetitor utama Marina Bay Sands Singapura.

Peluncuran proyek yang dilakukan pada Senin (29/4/2019) pekan lalu itu dihadiri oleh Presiden ketiga RI, B.J. Habibie, Chairman PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Po Sun Kok, serta CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk., Nico Po.

"Erleseen ini tower keempat pada pengembangan fase pertama dan nantinya merangkum 385 unit apartemen premium. Dengan fasilitas tersebut, kami yakin Erleseen dapat meningkatkan reputasi Batam sebagai destinasi investasi dan wisata yang sedang pesat bertumbuh," kata Nico Po, CEO PT  Pollux Properti Indonesia Tbk, dalam keterangan tertulis, Senin (6/5/2019).

Diyakini bisa menjadi kompetitor utama Marina Bay Sands Singapura, lanjut Nico, karena Erleseen dilengkapi sky pool and private lounge dengan pemandangan pulau-pulau yang mengelilingi wilayah Kota Batam.

Erleseen ditawarkan dalam beberapa tipe luasan, mulai tipe studio ukuran 24 meter persegi sampai tipe tiga kamar dengan ukuran mulai 80 m2. Harga yang ditawarkan mulai Rp1,6 miliar hingga Rp2 miliar untuk tipe 3 kamar tidur.

"Untuk penjualan tahap pertama hanya dipasarkan 88 unit. Ini memang berbeda dengan tower sebelumnya, karena Erleseen punya spesifikasi material lebih mewah. Sejak dipasarkan tahap pertama bulan lalu kami sudah  mengalami 2x oversubscribed," papar Nico.

Adapun Meisterstadt Batam dikembangkan di lahan seluas 9 hektar. Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit terdiri dari 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, satu hotel bintang lima, satu rumah sakit internasional, mal, serta perkantoran.

Tak kurang, dana investasi sebesar Rp15 triliun dipersiapkan perseroan Pollux untuk mengembangkan proyek terbesarnya di Batam ini.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan ke Kompas.com, B.J. Habibie mengatakan bahwa pengembangan megasuperblok Meisterstadt Batam akan terus berlanjut dengan pengembangan fase kedua. Fase kedua ini akan lebih menekankan proyek senilai 1 miliar dollar AS sebagai tujuan investasi dan wisata bertaraf internasional.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X