Saat Mudik, "Contraflow" di Tol Trans Sumatera Diberlakukan

Kompas.com - 04/05/2019, 10:00 WIB
Kepala BPJT Danang Parikesit saat mendengarkan paparan terkait perkembangan ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang.Kementerian PUPR Kepala BPJT Danang Parikesit saat mendengarkan paparan terkait perkembangan ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana menerapkan sistem arus satu arah atau contraflow pada saat pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2019 di ruas Tol Trans Sumatera.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menuturkan, sejumlah ruas nantinya akan dibuka fungsional guna mendukung kelancaran arus kendaraan saat pulang ke kampung halaman.

Menurut rencana, ruas yang akan dibuka fungsional terbentang mulai dari Bakauheni hingga Kayu Agung.

Dengan adanya contraflow ini, artinya pergerakan kendaraan bakal dibatasi. Tiga ruas jalan yang akan dibuka satu arah menuju Palembang saat arus mudik. Sementara saat arus balik akan diterapkan satu arah menuju Lampung.

Baca juga: Rekor Baru, Pemerintahan Jokowi-JK Operasikan 39 Tol dalam 4,5 Tahun

"Nantinya diusulkan juga penggunaan jalan tol pada saat mudik dibatasi antara pukul 06.00-18.00 WIB," ucap Danang dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Sabtu (4/5/2019).

BPJT telah memantau kesiapan ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 185 kilometer pada Rabu (1/5/2019) lalu. Pemantauan ini rencananya akan terus dilakukan hingga H-10 Lebaran.

Di samping membatasi penggunaan, Danang mengingatkan, masyarakat untuk memperhatikan kecepatan kendaraan di sepanjang jalur fungsional tersebut.

Dia juga meminta agar kondisi mesin kendaraan diperhatikan dan kondisi bahan bakar dapat tercukupi hingga lokasi tujuan.

Pembangunan ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, merupakan lanjutan dari ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 141 kilometer yang sudah beroperasi sejak Maret 2019 lalu.

Pembangunan ruas ini telah dilaksanakan sejak Juli 2018 dengan menggunakan biaya investasi sebesar Rp 21,95 triliun. Diharapkan pada tahun ini akan beroperasi seluruhnya sesuai target penyelesaian.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X