Beroperasinya JORR 2 Bakal Cipatakan Keseimbangan Lalu Lintas

Kompas.com - 27/04/2019, 07:00 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol akses Serpong - Kunciran sepanjang 11,20 km di Kawasan Parigi, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (02/02/2018). Jalan tol  ini merupakan bagian dari jaringan Tol JORR 2 yang nantinya akan menghubungkan Bandara Soekarno Hatta hingga Bitung Tangerang dan diharapkan mampu memecahkan penumpukan serta kemacetan yang ada di tol dalam kota maupun tol JORR. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIPekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol akses Serpong - Kunciran sepanjang 11,20 km di Kawasan Parigi, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (02/02/2018). Jalan tol ini merupakan bagian dari jaringan Tol JORR 2 yang nantinya akan menghubungkan Bandara Soekarno Hatta hingga Bitung Tangerang dan diharapkan mampu memecahkan penumpukan serta kemacetan yang ada di tol dalam kota maupun tol JORR.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang akan beroperasi dalam waktu dekat, diyakini dapat mengubah pola pergerakan kendaraan di seluruh jaringan jalan yang ada.

Hal tersebut terjadi sebagai upaya membentuk pola keseimbangan lalu lintas yang baru.

CEO Toll Road Business Group Astra Infra Kris Ade Sudiyono mengatakan, kehadiran JORR 2 akan mempengaruhi pergerakan arus kendaraan di dalam peta jaringan jalan metropolitan Jakarta dan wilayah sekitaranya.

"Artinya, keberadaan JORR 2 akan mempengaruhi pola trafik di JORR, termasuk di tol dalam kota, di Tol Jagorawi dan ruas-ruas lain, termasuk jalan nasional yang ada," kata dia kepada Kompas.com, Jumat (26/4/2019).

Menurut dia, kehadiran JORR 2 pascaberoperasi akan memberikan alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian.

Terutama dari dan menuju area sub urban di sekitar Jakarta seperti Tanjung Priok, Bekasi, Bogor, Serpong, dan Tangerang, tanpa perlu melalui jaringan utama yang berada di pusat kota maupun JORR.

Baca juga: Karena Tol JORR, Harga Properti dan Tanah di Serpong Meroket Tajam

"Sebagai ilustrai, masyarakat dari Bogor yang hendak ke Bandara Soekarno Hatta, bisa memanfaatkan JORR 2 dibandingkan lewat Jagorawi, kemudian tol dalam kota, dan tol bandara," ungkap dia.

Astra Infra sendiri turut membangun salah satu ruas JORR 2, yakni Kunciran-Serpong.

Berkongsi dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, proyek sepanjang 11,4 kilometer ini ditargetkan dapat menjadi ruas pertama yang akan rampung pada pertengahan tahun ini.

Saat ini, pekerjaan konstruksi jalan berbayar ini telah mencapai 88,78 persen dengan proses pembebasan lahan yang telah mencapai 98,7 persen.

Baca juga: JORR 2 Diprediksi Jadi Akses Utama Satu Dekade Mendatang

"Diharapkan, kemudian ruas ini bisa segera tersambung dengan ruas Kunciran-Cengkareng (di sisi Barat) dan juga ke Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi (di sisi timur) dan seterusnya," cetus Kris.

Lebih jauh, ia berharap, keberadaan jaringan jalan baru ini dapat memperlancar arus barang dan orang di koridor yang terhubungkan jalan tol tersebut. Dengan demikian dapat memberikan keseimbangan baru atas beban lalu lintas di jaringan jalan lain yang ada.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X