Kompas.com - 15/04/2019, 11:28 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama dengan PT Mandiri Manajemen Investasi merilis Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA), Senin (15/4/2019). KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDERPT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama dengan PT Mandiri Manajemen Investasi merilis Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA), Senin (15/4/2019).

Dana yang terhimpun dari kontrak investasi kolektif tersebut bakal digunakan untuk membeli saham PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) sebagai pemilik konsesi Tol Gempol-Pandaan sepanjang 13,61 kilometer.

Pembelian saham dapat melalui pengambilan bagian atas penerbitan saham baru, maupun pembelian kepemilikan dari Jasa Marga pada JPT. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

MMI bertindak sebagai manajer investasi, didukung oleh PT Mandiri Sekuritas sebagai arranger, dan PT Maybank Indonesia Tbk sebagai bank kustodian.

Dipilihnya Tol Gempol-Pandaan, menurut Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani karena karakteristiknya pas, mulai dari kebutuhan pendanaan, size (ukuran), dan potensi investasi. 

"Kami sangat memerlukan sutainable growth. Karena itu kami telah menyiapkan diri untuk perluasan atau ekspansi jalan tol lebih lanjut," ucapnya.

Desi melanjutkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Jasa Marga mengoperasikan 1.250 kilometer jalan tol hingga akhir 2019.

"Ini lonjakan 15 tangga. Sebelum 2014 jalan tol terbangun masih 593 kilometer. Sampai 2018 tambah 650 kilometer. Tantangannya funding, betapa besar investasi yang kami tanamkan," papar Desi.

Produk inovatif

Sementara itu, Menteri BUMN Rini M Soemarno mengatakan, Jasa Marga termasuk BUMN yang paling inovatif dan berani menerbitkan produk-produk investasi baru.
 
Pada 31 Agustus 2017 lalu, Jasa Marga juga telah mengeluarkan KIK EBA Mandiri JSMR 01. Hal ini diapresiasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
"Pak Joko Widodo berpesan agar BUMN secara konsisten dan inovatif menerbitkan produk pendanaan baru yang bertujuan memperluas pembiayaan infrastuktur," kata Rini.
 
Tak hanya inovatif dalam mengeluarkan tipe produk investasi, Jokowi pun berpesan agar BUMN dapat memperdalam pasar.
 
Dengan demikian, yang dapat berpartisipasi aktif tidak hanya investor tipe kelembagaan, melainkan juga masyarakat umum (ritel). 
 
"Melalui penawaran umum ini, kami berharap dapat memacu makin banyak lagi BUMN yang mengeluarkan produk serupa," imbuh Rini.
 
Target berikutnya, kata Rini, adalah membiayai Tol Bakauheni hingga Aceh dengan dana publik. 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.