Kisah Kembaran Menara Eiffel yang Urung Dibangun

Kompas.com - 12/04/2019, 21:58 WIB
Rancangan menara karya Stewart, Mclare, dan Dunn.Fred. C. Lynde Rancangan menara karya Stewart, Mclare, dan Dunn.

KOMPAS.com - Menara Eiffel di Paris, Perancis, bukan sekadar tengara. Lebih dari itu, struktur ini merupakan simbol kebanggan masyarakat negeri mode itu.

Sejak berdiri pada 1889, desain dan konstruksi menara dikritik oleh beberapa seniman dan intelektual terkemuka Perancis.

Namun setelah menara selesai didirikan, perhatian seluruh dunia teralih. Ini karena menara tersebut dianggap mewakili kecerdasan struktural dan inovasi karena terdiri dari 7.500 ton baja serta besi dan menjulang 300 meter.

Baca juga: Menara Eiffel Direnovasi dengan Biaya Rp 4,2 Triliun

Selain itu, desain menara juga menjadi salah satu keunikan dan ikon budaya global Perancis. Lokasi berdirinya pun juga menjadi salah satu destinasi wisata tujuan terkemuka.

Menyadari hal ini, Inggris pun tak mau kalah. Selang tiga tahun setelah berdirinya Menara Eiffel, Pemerintah Kota London kemudian menyelenggarakan kompetisi untuk membangun menara serupa.

The Tower Company, perusahaan yang menangani pembangunan menara ditunjuk untuk mengumpulkan desain rancangan menara baru.

Beberapa proposal untuk pembangunan kembaran menara Eiffel di LondonFred. C. Lynde Beberapa proposal untuk pembangunan kembaran menara Eiffel di London
Hasilnya, perusahaan ini menerima 68 desain variasi dari Menara Eiffel. Proposal desain dan pengembangan menara datang dari berbagai penjuru dunia, termasuk Austria, Kanada, jerman, Swedia, Italia, Amerika Serikat, hingga Australia.

Mayoritas dari desain-desain tersebut mengikuti estetika Menara Eiffel. Perbedaannya hanya pada ketinggian dan luas menara saja. 

Dari sekian proposal, akhirnya pihak The Tower Company memilih karya Stewart, Mclare, dan Dunn. Rencana menara karya mereka bertiga mampu melampaui ketinggian Menara Eiffel hingga 65 meter.

Baca juga: Menara Eiffel Abad 21 Resmi Dibangun

Rancangan menara tersebut mencakup restoran, teater, aula pertunjukan, dan fungsi hiburan lainnya.

Rancangan menaraFred. C. Lynde Rancangan menara
Meski desain dan konstruksi sudah dimulai, namun pembangunan urung diwujudkan karena masalah pendanaan.

Direktur pelaksana sekaligus pengembang menara ini, Sir Edward Watkin, memiliki beberapa masalah dalam pembiayaan tanpa subsidi dari pemerintah kota.

Bukan hanya masalah pendanaan, penghentian proyek pembangunan menara juga dikarenakan gesernya fondasi akibat berat struktur besi.

Menara yang masih separuh jalan itu pun harus ditutup pada 1902 lalu dibongkar pada 1907 karena dianggap berbahaya bagi penduduk.




Close Ads X