Kompas.com - 12/04/2019, 19:27 WIB
Data PT Cushman & Wakefield Indonesia secara umum bisnis apartemen pada segmen menengah ke atas masih bisa terserap pasar, tertama dipandang dari sisi suplai. dok Apartemen Izzara Data PT Cushman & Wakefield Indonesia secara umum bisnis apartemen pada segmen menengah ke atas masih bisa terserap pasar, tertama dipandang dari sisi suplai.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Grage Trimitra Usaha mulai melakukan serah terima unit apartemen Izzara. Serah terima yang dilakukan sejak akhir Maret lalu itu tencananya akan berlangsung bertahap sampai bulan Juli 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Grage Trimitra Usaha (GTU) Ray Rumawas, Jumat (12/4/2019). Ray menjelaskan, Dengan dilakukannya proses serah terima dua menara (tower) apartemen yang berjumlah 523 unit, itu diharapkan para pemilliknya dapat segera menghuni unit-unitnya.

"Kalau sampai sekarang ini total penjualan sudah 70 persen. Kami optimistis akan terjual dalam waktu cepat, karena apartemen ini sudah selesai pembangunannya secara fisik," kata Ray.

Dibangun dengan konsep apartemen resor di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, lokasi apartemen strata title ini berada dekat dengan sejumlah pusat belanja, perkantoran, dan sekolah internasional. Bahkan, di kawasan ini ada The Sima Office Tower yang mempunyai tiga lantai retail area.

"Kami sudah gandeng BRI untuk menawarkan bunga kredit yang kompetitif yaitu, 5,25 persen per tahun untuk skam KPA," kata Ray.

Direktur Property & Facilities Management PT Cushman & Wakefield Indonesia, Farida Riyadi, yang menjadi pengelola gedung mengatakan bahwa secara umum bisnis apartemen pada segmen menengah ke atas masih bisa terserap pasar, tertama dipandang dari sisi suplai.

"Biasanya apartemen yang harga per unitnya di kisaran harga di Rp25 sampai Rp35 juta per meter persegi. Kalau apartemen yang tergolong kategori mewah atau premium harga jualnya rata-rata di atas Rp50 juta per meter persegi," paparnya.

Farida menambahkan, terkait prospek industri properti apartemen secara keseluruhan yang berada di wilayah Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi) di 2019 ini, dilihat dari pre-sales kondisinya tidak jauh berbeda dengan posisi 2018, yakni sekitar 56 persen, sementara untuk sales rate di kisaran 94 persen.

"Secara keseluruhan di wilayah Jabodetabek tahun ini proyeksi pertumbuhan apartemen masih bertumbuh 20 persen, di mana untuk gambaran pre sales 56 persen dengan kisaran 52 sampai 60 persen," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.