San Jose Bangun Permukiman Khusus Tunawisma

Kompas.com - 09/04/2019, 16:16 WIB
Ilustrasi tunawisma PIXABAY/lechenie-narkomaniiIlustrasi tunawisma

Namun penghuni harus berbagi dapur, kamar mandi, dan fasilitas binatu bersama.

Proyek bernama Interim Housing ini ditujukan bagi tunawisma dengan memberikan mereka rumah sementara sebelum memiliki tempat tinggal permanen.

Untuk mencegah penduduk tinggal terlalu lama, pemerintah setempat mengenakan biaya sewa sebesar 20 dollar AS atau sebesar Rp 91.990 bagi mereka yang tidak bekerja atau 10 persen dari pendapatan seseorang yang dipekerjakan.

Setelah enam bulan, biaya ini meningkat sebesar 10 persen. Permukiman ini diperkirakan mulai bisa ditinggali pada Juni mendatang sementara programnya sendiri akan berlangsung hingga 2022.

Meski begitu, proposal untuk mendirikan permukiman khusus tunawisma ini sempat ditentang oleh warga sekitar.

Baca juga: Di India, Tunawisma Meningkat Jutaan Rumah Baru Justru Kosong

Mereka khawatir, keberadaan permukiman ini dapat meningkatkan kriminalitas dan kemacetan serta menurunkan nilai properti.

Tetapi Licardo mengatakan setiap pengembangan baru di San Jose memang menemui berbagai kritikan.

Namun dia mengatakan, pembangunan rumah singgah sementara ini memang tetap akan memunculkan pro dan kontra di mana saja.

"Tidak ada alternatif lain jika kita tetap ingin merumahkan tunawisma," ucap dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X