Penyewa Kantor Pertimbangkan Kemudahan Akses Transportasi

Kompas.com - 04/04/2019, 11:37 WIB
Ilustrasi perkantoran www.shutterstock.comIlustrasi perkantoran

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemudahan akses transportasi dinilai menjadi salah satu faktor penting bagi calon penyewa dalam menentukan pilihan saat hendak menyewa ruang perkantoran.

Dengan beroperasinya Moda Raya Terpadu (MRT), ruang-ruang perkantoran di sepanjang koridor ini berpotensi lebih dilirik oleh para calon penyewa.

Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengaku, hingga saat ini belum dapat memperkirakan dampak kehadiran MRT terhadap kenaikan tingkat okupansi dan harga sewa ruang perkantoran.

"Tapi memang office tenant memilih gedung kantor yang memberikan kemudahan transportasi untuk karyawannya. Bagaimana mengakomodasi kemudahan makan siang karyawannya. Nah itu akan menjadi salah satu nilai tambah," kata Ferry di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Baca juga: Kantor Kosong Tak Berpenghuni di Jakarta Utara Seluas 112 Hektar!

Adapun tingkat okupansi ruang perkantoran di kawasan pusat niaga Jakarta yang dilewati koridor MRT, saat ini tercatat 82,5 persen.

Namun, tingginya okupansi tidak menggambarkan kondisi pasar perkantoran di kawasan ini telah pulih.

Sebab, jumlah pasokan yang ada masih cukup tinggi. Sampai akhir tahun 2019, pasokan ruang perkantoran baru di kawasan ini mencapai 360.000 meter persegi.

Seiring bertambahnya pasokan sampai akhir tahun, okupansi diperkirakan turun menjadi 81,5 persen.

"Pada kuartal pertama 2019, Sequis Tower yang berada di kawasan Sudirman akan beroperasi, yang mengakibatkan akumulasi pasokan menjadi 6,35 juta meter persegi di kawasan ini," kata Ferry.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X