Dana Rp 168,32 Miliar Dianggap Tak Cukup Buat Bangun Tanjung Selor

Kompas.com - 03/04/2019, 17:00 WIB
Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hadi Sucahyono menandatangani kesepakatan dan komitmen bersama rencana aksi pelaksanaan Inpres Nomor 9 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor di Kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta, Rabu (27/3/2019). Kementerian PUPRKepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hadi Sucahyono menandatangani kesepakatan dan komitmen bersama rencana aksi pelaksanaan Inpres Nomor 9 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor di Kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

“Biayanya harus dianggarkan dari daerah dan pusat. Rp 168 miliar itu sedikit, bisa bangun apa? Paling cuma jalan, masih kurang,” imbuhnya.

Bernardus menambahkan, pengembangan suatu kota baru harus memperhatikan dua hal. Pertama, kemampuan keuangan pemerintah daerah setempat.

Jika dilihat dari kondisi pemerintahannya, bisa diperkirakan bahwa keuangannya belum mencukupi untuk membiayai semua pembangunan wilayah dan infrastruktur.

Ditambah lagi selama ini pemerintah belum berpengalaman dalam mengembangkan kota baru karena kota-kota yang eksis sekarang ini merupakan pengembangan dari kota lama.

Kedua, pembiayaan infrastruktur harus benar-benar direncanakan dengan matang untuk jangka panjang, selagi kota ini masih baru.

“Harusnya pemerintah pusat yang melakukan KPBU, misalnya untuk pasar, perumahan MBR, jalan, air bersih, dan sanitasi. Perhitungannya tergantung luas, desain, jumlah penduduk, dan infrastruktur yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X