Kompas.com - 30/03/2019, 06:00 WIB
Suasana Ruas Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Jumat (16/6/2017). Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana Ruas Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Jumat (16/6/2017). Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Hal itu berakibat timbulnya antrean panjang kendaraan yang akan memasuki Yogyakarta.

“Pembangunan tol ini diinisiasi karena volume lalu lintas di Yogya sudah cukup padat. Semoga nantinya ini juga dapat menjadi nilai tambah untuk DIY,” ungkap Sugiyartanto.  

Keberadaan tol tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan potensi perekonomian daerah setempat.

Sebelumnya, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta agar dibangun juga akses jalan yang masuk ke wilayah Yogyakarta.

"DIY kan sudah dikenal luas sebagai kota wisata dan kota pendidikan yang saling bersinggungan. Sebut saja Borobudur, Prambanan, Imogiri, dan segala potensi pantai. Semua itu akan coba kita gabungkan aksesnya,” papar Sugiyartanto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X