Satu Dekade, SMI Danai Rp 1.151,8 Triliun Proyek Infrastruktur

Kompas.com - 28/03/2019, 14:30 WIB
Direktur Utama SMI Emma Sri Martini saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Jumat (19/5/2017). ‎KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI Direktur Utama SMI Emma Sri Martini saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Jumat (19/5/2017). ‎

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama sepuluh tahun atau satu dekade berkiprah, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) telah mendanai 261 proyek senilai Rp 1.151,8 triliun.

Jumlah tersebut terdiversifikasi melalui tiga pilar bisnis yaitu pembiayaan dan investasi, jasa konstruksi dan pengembangan proyek.

Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini menjelaskan, melalui bisnis pembiayaan dan investasi, SMI mengelola proyeyek komersial senilai Rp 553,6 triliun.

Sementara untuk bisnis jasa konstruksi, nilai proyek yang ditangani mencapai Rp 546,6 triliun. Proyek yang digarap mencapai 46 proyek meliputi telekomunikasi, transportasi, infrastruktur sosial, dan konektivitas.

Baca juga: Meski Anggaran Diblokir, Tak Ada Proyek Kementerian PUPR yang Batal

"Dalam KPBU kami juga sudah mendampingi proyek senilai Rp 51,6 triliun," ungkap Emma saat peringatan Dasabakti PT SMI di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Ia menambahkan, dari total pembiayaan yang disalurkan, 63 persen di antaranya merupakan proyek yang digarap di luar Pulau Jawa.

Hal ini sejalan dengan semangat pemerintah dalam mendukung upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

"Dari sisi sektor juga sangat terdiversifikasi. Memang saat ini terdominasi oleh sektor konektivitas, karena Indonesia merupakan negara kepulauan. Averagenya terdominasi jalan dan jalan tol, disusul ketenagalistrikan dan disusul sektor lain," beber Emma.

Dengan capaian saat ini, ia mencatat, PT SMI telah berhasil menciptakan multiplier effect 18,63 kali terhadap modal yang disetor dan 6,03 kali terhadap komitmen fasilitas pembiayaan.




Close Ads X