Lindungi PPNPN, Kementerian ATR/BPN Kerja Sama dengan BPJS

Kompas.com - 28/03/2019, 13:31 WIB
Kementerian ATR/BPN dan BPJS melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Rabu (27/3/2019).Dok. Kementerian ATR/BPN Kementerian ATR/BPN dan BPJS melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) guna memberikan perlindungan kerja bagi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN).

Penandatanganan dilakukan antara Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dengan Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN hanya memberikan BPJS Kesehatan kepada PPNPN. Sofyan mengatakan perjanjian ini merupakan bukti perhatian negara terhadap tenaga PPNPN.

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Luncurkan Aplikasi Pemantau Tata Ruang

"Ini merupakan kewajiban negara untuk memerhatikan seluruh pegawai non Aparatur Sipil Negara," ujar Sofyan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (28/3/2019).

elain itu, Kementerian ATR/BPN dan BPJS juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)Dok. Kementerian ATR/BPN elain itu, Kementerian ATR/BPN dan BPJS juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)
Selain itu, Kementerian ATR/BPN dan BPJS juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Sekretaris Jenderal, Himawan Arief Sugoto dengan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E Ilyas Lubis.

Himawan mengatakan sekitar 17.000 orang PPNPN yang diikutsertakan dalam program ini, terutama untuk memberikan perlindungan kepada juru ukur.

Menurutnya, tidak sedikit juru ukur kita yang turun ke lapangan menemui risiko keselamatan kerja.

"Untuk itu kita ingin mmeberikan manfaat atau perlindungan kepada mereka," ujar Himawan.

Sementara Agus mengatakan, penandatanganan ini menambah kepesertaan dari sektor PPNPN yang saat ini sudah mencapai 1,5 juta orang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X