Kompas.com - 21/03/2019, 22:50 WIB
Ilustrasi FREEPIK/evening_taoIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mendapatkan rating dari tiga lembaga pemeringkat internasional. Ketiga lembaga itu adalah Fitch Ratings, Moody's Investor Service, dan Standard & Poors (S&P) Global Ratings.

Fitch Ratings memberikan peringkat Issuer Default Rating (IDR) Jangka Panjang pada CCC+. Lembaga ini juga menyematkan Peringkat Nasional Jangka Panjang Perseroan di BB-(idn) pada Rating Watch Positive (RWP).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

RWP yang disematkan oleh Fitch mencerminkan tambahan ekuitas baru dari program pendanaan LPKR, akan menyediakan likuiditas yang substansial hingga akhir tahun 2020.

Baca juga: Lippo Karawaci Raih Rating Watch Positive dari Fitch Ratings

Sementara lembaga pemeringkat lain, Moody's menaikkan peringkat LPKR menjadi stabil dari sebelumnya negatif dalam posisi BBB.

Lembaga ini mempertahankan posisi perusahaan untuk surat utang tanpa jaminan dari obligasi yang diterbitkan Theta Capital Pte. Ltd., anak usaha yang sepenuhnya dimiliki LPKR.

Perubahan dalam prospek peringkat yang dikeluarkan Moody's memperlihatkan ekspektasi perusahaan yang dianggap akan memiliki cukup uang tunai untuk mendanai kebutuhan operasional dan memenuhi kewajiban utang hingga akhir tahun 2020.

Baca juga: Moodys Naikkan Prospek Peringkat Lippo Karawaci

Lembaga pemeringkat S&P juga memberikan rating untuk pengembang ini. Dalam laporannya, S&P menyebutkan peringkat menjadi CCC+, dengan outlook negatif.

Menanggapi hal ini CEO LPKR John Riady menuturkan, pengakuan yang diterima dari tiga lembaga pemeringkat ini merupakan langkah positif bagi perseroan, seiring upaya dalam mewujudkan program pendanaan senilai 1,01 miliar dollar AS ekuivalen Rp 14,27 triliun.

Pendanaan perseroan diperoleh dari hasil rights issue yang dijamin sepenuhnya oleh keluarga Riady dan divestasi aset.

Sebelumnya diberitakan LPKR akan menjual Puri Mall kepada Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMRIT), dengan total nilai penjualan 260 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,7 triliun.

LPKR juga mengumumkan penjualan sahamnya pada dua usaha patungan di Myanmar, yaitu Yoma Siloam Hospital Pun Hlaing Limited dan Pun Hlaing International Hospital Limited kepada OUE Lippo Healthcare Limited.

Ilustrasi PIXABAY/paulbr75 Ilustrasi
"Dalam jangka panjang, kami berkomitmen untuk memberikan nilai yang lebih lagi bagi para pemangku kepentingan melalui platform real estat terbaik yang didukung dengan pengelolaan modal yang disiplin, kemampuan eksekusi yang baik, dan tata kelola perusahaan yang tertib," ujar John dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (21/3/2019).

Moody's percaya usulan untuk melakukan rights issue yang dijamin menunjukan komitmen Keluarga Riady untuk mendukung langkah-langkah pengurangan utang perusahaan dan menyelesaikan proyek-proyek yang sedang dibangun.

Lebih lanjut, adanya rights issue ini akan membuat Fitch meninjau kembali RWP. Merujuk laman Fitch Ratings, hal ini kemungkinan bisa meningkatkan peringkat IDR LPKR sebesar satu takik (notch) menjadi B-, serta peringkat Nasional Jangka Panjang ke BB+(idn).

Baca juga: Rating Tiga Pengembang Raksasa Indonesia Anjlok

Terlebih perusahaan telah mendapatkan conditional sale dan purchase agreement untuk menjual Puri Mall. Hal ini, menurut Fitch, dapat memberikan tambahan likuiditas selama setahun hingga akhir 2021.

Meski begitu, Fitch menyebutkan penjualan Puri Mall tetap tidak akan meningkatkan profil kredit perusahaan di atas B-/BB+(idn).

S&P juga menyampaikan rasio likuiditas LPKR secara signifikan diperkirakan rendah tanpa penjualan Puri Mall.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.