Konservatif, Bumi Serpong Damai Incar Penjualan Rp 6,2 Triliun

Kompas.com - 18/03/2019, 15:38 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) sebagai anak usaha Sinarmas Land Group memasang target marketing sales senilai Rp 6,2 triliun pada 2019.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya optimistis target itu bisa dicapai karena permintaan konsumen terhadap proyek residensial dan komersial masih tinggi.

“Kami pasang target Rp 6,2 triliun, sama dengan 2018. Kami konservatif dengan angka itu, tapi yakin bisa tercapai,” ucap Hermawan kepada Kompas.com, Senin (18/3/2019).

Untuk mencapai target itu, dia mengatakan, strategi yang diterapkan juga relatif sama dengan tahun lalu karena jenis proyek yang dikembangkan pun tidak jauh berbeda, yakni rumah tapak (landed house), rumah toko, dan apartemen.

BSDE membagi target marketing sales tahun ini menjadi dua, yaitu dari penjualan residensial sebanyak 56 persen dan produk komersial 44 persen, di antaranya tanah, ruko, dan kondominium.

Baca juga: Bangun TOD, Sinarmas Tunggu Keputusan Perpanjangan Trase MRT

Melihat pencapaian pada 2018, hasil penjualan produk perumahan meraih angka Rp 2,95 triliun yang diperoleh dari 1.299 unit rumah.

Angka itu merupakan peningkatan 30 persen dari 2017 yang jumlahnya Rp 2,26 triliun sebagai hasil dari penjualan 1.160 unit rumah.

Sementara itu, terkait produk apartemen sebagai bagian dari proyek komersial, penjualan pada 2018 membukukan hasil Rp 1,10 triliun dari 1.138 unit apartemen yang laku dijual.

Hasil ini juga naik signifikan dari penjualan 2017 sebesar Rp 374 miliar yang diperoleh dari 362 unit apartemen.

“Capaian itu membuktikan bahwa produk kami masih dicari oleh konsumen. Kami akan terus melanjutkan proyek-proyek unggulan untuk mencapai target marketing sales pada tahun ini,” kata Hermawan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X