Ini 3 Ruas Tol Trans-Sumatera yang akan Beroperasi Tahun 2019

Kompas.com - 14/03/2019, 10:00 WIB
Kepala BPJT Danang ParikesitKompas.com / Dani Prabowo Kepala BPJT Danang Parikesit

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga ruas Tol Trans-Sumatera ditargetkan beroperasi pada tahun 2019 ini. Hal itu menyusul beroperasinya Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang telah diresmkina Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menuturkan, salah satu ruas yang dikebut pekerjaannya yakni Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung.

Targetnya, jalan tol sepanjang 189,2 kilometer ini beroperasi pada pertengahan tahun 2019. Namun, setidaknya ruas ini dapat dibuka fungsional saat mudik Lebaran.

"Kami fokus fungsional lebaran. Mungkin dalam minggu depan atau minggu depannya lagi saya melihat kondisi di lapangan," kata Danang di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Baca juga: Catat, Ruas Jalan Tol Trans-Sumatera yang Sudah Beroperasi

Merujuk data monitoring BPJT, pekerjaan konstruksi tol ini telah mencapai 89,77 persen. Untuk Seksi 1 Terbanggi Besar-Pematang Panggang sepanjang 112,2 kilometer sudah 89,06 persen, sedangkan Seksi 2 Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 kilometer sudah 90,8 persen.

Ruas berikutnya yang siap beroperasi yaitu Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Ruas ini terdiri atas tujuh seksi, di mana Seksi 2-6 sudah beroperasi penuh.

Sementara untuk Seksi 1 dan 7 pekerjaan konstruksinya sudah selesai 100 persen namun belum beroperasi.

"Selain itu mungkin Pekanbaru-Minas," kata Danang.

Ruas Pekanbaru-Minas merupakan bagian dari Seksi 1 Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai. Panjangnya 9,2 kilometer dan kini pekerjaan konstruksinya telah mencapai 50,5 persen.

Secara keseluruhan, Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai terdiri atas enam seksi, di mana pekerjaan konstruksinya baru mencapai 35,08 persen.

Lima seksi lainnya yaitu Seksi 2 Minas-Petapahan sepanjang 23,6 kilometer baru mencapai 37,73 persen konstruksinya dan Seksi 3 Petapahan-Kandis Utara sepanjang 17,45 kilometer baru mencapai 46,29 persen konstruksinya.

Adapun Seksi 4 Kandis Utara-Duri Selatan sepanjang 28,95 kilometer konstruksinya baru mencapai 30,02 persen, dan Seksi 5 Duri Selatan-Duri Utara sepanjang 27,23 kilometer baru rampung 23,47 persen konstruksinya.

Terakhir, Seksi 6 Duri Utara-Dumai sepanjang 25,05 kilometer baru rampung 37,59 persen konstruksinya.

"Seksi 1 ini fungsional sudah bisa. Tapi operasional penuh itu menunggu bagian yang jadi pemerintah kota," sambung Danang.



Close Ads X