Arata Isozaki, Peraih "Pritzker Prize" yang Menolak Kategorisasi

Kompas.com - 07/03/2019, 15:00 WIB
Arata Isozaki Pritzker PrizeArata Isozaki

KOMPAS.com - Penghargaan bergengsi Pritzker Prize tahun ini diraih oleh arsitek asal Jepang, Arata Isozaki.

Para juri ajang penghargaan ini mengatakan, karya Isozaki menentang kategorisasi karena selalu berkembang.

Dalam merancang setiap bangunan pun dia menolak menerapkan satu gaya atau langgam arsitektur tertentu. Menurutnya, perubahan terjadi secara konstan termasuk dalam arsitektur.

Oleh karenanya, karya dan gaya Isozaki dianggap visioner dan membantu mendorong dialog arsitektur antara timur dan barat.

Menurut The Japan Times, dia merupakan arsitek berkebangsaan Jepang kedelapan yang meraih penghargaan bergengsi ini.

Namun dia juga arsitek Jepang pertama yang merancang bangunan ikonik di luar negara itu. 

Isozaki lahir di Oita, salah satu pulau di Kyushi pada 1931. Keinginannya menjadi seorang arsitek tumbuh ketika ia melihat kehancuran akibat pemboman oleh AS pada 1945. Saat itu dia baru berusia 12 tahun.

"Saya tumbuh besar di lokasi kejadian (bom atom)," ujar Isozaki seperti dikutip dari BBC.

Arsitek berusia 87 tahun tersebut mengatakan, saat itu hanya ada reruntuhan, tidak ada bangunan bahkan tidak ada kota. Hal inilah yang menginspirasinya untuk menjadi seorang arsitek.

"Sehingga pengalaman pertama saya mengenai arsitektur adalah kekosongan arsitektur, dan saya mulai memikirkan bagaimana orang-orang akan membangun kembali rumah dan kota mereka," tutur Isozaki.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih 'Wait and See', Sinarmas Land Belum Berencana Ekspansi Bisnis

Masih "Wait and See", Sinarmas Land Belum Berencana Ekspansi Bisnis

Berita
Beli versus Ngontrak Rumah, Mana Lebih Menguntungkan?

Beli versus Ngontrak Rumah, Mana Lebih Menguntungkan?

Hunian
Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Wajib Memiliki Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang

Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Wajib Memiliki Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang

Berita
Tiga Bulan, Bumi Serpong Damai Cetak Marketing Sales Rp 2,5 Triliun

Tiga Bulan, Bumi Serpong Damai Cetak Marketing Sales Rp 2,5 Triliun

Berita
Pemerintah Jamin Kepastian Hukum Hak atas Tanah Masyarakat Adat Papua Barat

Pemerintah Jamin Kepastian Hukum Hak atas Tanah Masyarakat Adat Papua Barat

Berita
Video Viral Apartemen Menyerupai Piramida yang Bikin Susah Penghuninya

Video Viral Apartemen Menyerupai Piramida yang Bikin Susah Penghuninya

Apartemen
Warga Bisa Ekspor Langsung Melalui Terminal Multipurpose Labuan Bajo

Warga Bisa Ekspor Langsung Melalui Terminal Multipurpose Labuan Bajo

Kawasan Terpadu
444 Rumah Dibangun untuk Masyarakat Terdampak Proyek Bendungan Kuningan

444 Rumah Dibangun untuk Masyarakat Terdampak Proyek Bendungan Kuningan

Perumahan
[POPULER PROPERTI] Plus Minus Gunakan Panel Surya di Rumah

[POPULER PROPERTI] Plus Minus Gunakan Panel Surya di Rumah

Berita
Tahun Ini, Adhi Karya Bidik Kontrak Baru Senilai Rp 25 Triliun

Tahun Ini, Adhi Karya Bidik Kontrak Baru Senilai Rp 25 Triliun

Berita
Pemkab dan Pemkot di NTT Diminta Segera Validasi Data Kerusakan Rumah akibat Bencana

Pemkab dan Pemkot di NTT Diminta Segera Validasi Data Kerusakan Rumah akibat Bencana

Konstruksi
Trik Sederhana Bikin Rumah Sehat, Hijau, dan Hemat Energi

Trik Sederhana Bikin Rumah Sehat, Hijau, dan Hemat Energi

Tips
Daftar Lengkap Infrastruktur yang Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Daftar Lengkap Infrastruktur yang Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Kawasan Terpadu
Lippo Raup Marketing Sales Rp 1,31 Triliun, Didominasi Cendana Icon

Lippo Raup Marketing Sales Rp 1,31 Triliun, Didominasi Cendana Icon

Perumahan
Wajib Diketahui, Empat Peran Penting Penilai atau Appraisal Pertanahan

Wajib Diketahui, Empat Peran Penting Penilai atau Appraisal Pertanahan

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X