Tol Sedyatmo Dianggap Penting dalam Pengembangan Aeropolitan

Kompas.com - 05/03/2019, 21:17 WIB
Tol Sedyatmo Jasa MargaTol Sedyatmo

Sebelumnya, Tulus menilai sosialisasi kenaikan tarif Tol Sedyatmo kurang tepat. Sebab, keandalan jalan tol ini kian dipertanyakan.

Baca juga: Jasa Marga Inspeksi Kendaraan Kelebihan Muatan di Jalan Tol Sedyatmo

Menurut dia, saat ini banyak pihak yang justru tidak memanfaatkan tol ini sebagai akses menuju bandara.

Sebaliknya, jalan tol ini justru lebih dimanfaatkan untuk menuju sejumlah lokasi yang berada di sekitar bandara, seperti Cengkareng, Rawabokor, hingga Tangerang.

"Mixed traffic inilah yang menyebabkan akses ke bandara sering terganggu dan mengakibatkan kemacetan karena terhambat exit toll di sekitar Tol Sedyatmo," kata Tulus.

Di samping itu, keandalan tol ini diperkirakan menurun seiring dengan meningkatnya kapasitas penumpang bandara.

Saat ini, jumlah penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai 65 juta per tahun.  Jumlah tersebut diprediksi meningkat hingga mencapai 100 juta penumpang pada 2025.

"Jika jumlah penumpang 100 juta ini tercapai, artinya traffic di Tol Sedyatmo akan makin padat dan keandalannya makin menurun," tuntas Tulus

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X