Hemat Energi, Kampus SDE4 Singapura Hadir Tanpa Listrik

Kompas.com - 03/03/2019, 16:54 WIB
Desain kampus School of Design and Environment 4 (SDE4) National University of Singapore. Dezeen.comDesain kampus School of Design and Environment 4 (SDE4) National University of Singapore.

Tangga dan koridor dirancang memanjang untuk menghubungkan antar-ruangan yang berbeda sehingga tercipta akses di dalam gedung yang saling terkoneksi.

"Dasar dari pembangunan SDE4 adalah menghadirkan interaksi dan konektivitas secara visual. Kami membayangkan keterhubungan yang terbuka di mana ruang luar dan dalam tidak terpisah, sedangkan alam dan lanskap di sekitarnya sebagai latar belakang bangunan,” imbuh Lee.

Keterbukaan ini juga bisa dilihat dari arsitektur khas wilayah tropis. Contohnya adalah beranda dan balkon yang menjadi ventilasi alami sehingga angin dari luar lintas bisa mengalir ke dalam ruangan.

Adapun sejumlah ruang terbuka bisa digunakan ruang belajar informal, sedangkan beberapa ruang di bagian timur dan barat dirancang untuk melakukan penelitian.

Area penelitian ini terletak di belakang layar panel aluminium bergelombang dan berlubang yang memungkinkan cahaya dan udara masuk.

Beberapa bagian dari aluminium itu bisa dibongkar dan diganti jika untuk uji coba sistem baru dan teknologi bangunan hijau.

Sementara gedung di sisi selatan didesain memiliki atap yang tinggi dan besar agar menciptakan serambi yang terlindungi. Posisisnya membentang dari ujung ke ujung bangunan.

Desain kampus School of Design and Environment 4 (SDE4) National University of Singapore.Dezeen.com Desain kampus School of Design and Environment 4 (SDE4) National University of Singapore.

Hubungan erat antara bangunan dan alam sekitarnya ditekankan melalui integrasi sejumlah ruang yang terbuka ke luar tetapi masih di bawah atap, sekaligus melindungi taman dan pepohonan yang tumbuh di sana.

Kebun merupakan bagian penting dari pelajaran secara ekologis dan pedagogis bagi para mahasiswa SDE4.

Alam bisa membantu memurnikan limpasan air dari atap, dan hal itu memberikan pelajaran tentang pengelolaan air.

Selain itu, belajar mengenal jenis-jenis tanaman bisa digunakan sebagai dasar untuk pendidikan lingkungan.

Bangunan kampus ini terbuat material dari beton, baja, dan kaca yang digunakan dalam keadaan mentah dengan tujuan menerapkan prinsip-prinsip biofilik atau desain yang berhubungan dengan alam.

Sebagai contoh, memanfaatkan beton dengan sentuhan akhir yang berbeda dan bersifat alami. Contoh dari komitmen SDE4 terhadap konsumsi zero-energy yaitu penggunaan 1.200 panel fotovoltaik di bagian atap.

Halaman:


Sumber Dezeen.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X