Di Tengah Gurun, Bandara Baru Israel Bisa Halau Panas

Kompas.com - 02/03/2019, 21:49 WIB
Ilan and Asaf Ramon International Airport Amir Mann-Ami Shinar ArchitectsIlan and Asaf Ramon International Airport

KOMPAS.com - Selama lebih dari setengah abad, bandara di Israel terlihat kontras dengan banyak bagan lain dari negara itu. Bahkan tak sedikit yng mengatakan jika desainnya ketinggalan zaman.

Tim tersebut juga mengangat selubung luar di atas gedung sekitar 15 hingga 20 sentimeter untuk membiarkan angin leluasa keluar masuk gedung. Amir Mann-Ami Shinar Architects Tim tersebut juga mengangat selubung luar di atas gedung sekitar 15 hingga 20 sentimeter untuk membiarkan angin leluasa keluar masuk gedung.
Namun hal ini tak lagi menjadi masalah, karena bandara baru Israel, Ilan and Asaf Ramon International Airport dirancang modern dan sangat kontras dengan lingkungan gurun yang melingkupinya.

Bandara baru tersebut dinamai sesuai nama astronot Israel, Ilan Ramon yang meninggal dalam bencana Space Shuttle Columbia pada 2003 dan nama putranya, Asaf yang merupakan pilot Angkatan Udara Israel yang meninggal saat latihan.

Konstruksi bandara menghabiskan biaya hingga 473,5 juta dollar AS.

Bandara yang berada di tengah gurun tersebut akan mulai beroperasi pada tahun ini.

Bandara ini berada di utara Eilat, sebuah kota yang berada di perbatasan selatan Israel.

Secara geografis, letak bandara lebih dekat ke pervatasab Yordania, Mesir, dan Arab Saudi daripada ke Yerusalem maupun Tel Aviv di utara.

Selain lokasinya, hal menarik lain dari bandara ini adalah lokasinya yang secara teknis sebagian besar infrastrukturnya berada di bawah tanah.

Seperti area penanganan bagasi, keamanan, operasi teknis, dan area di mana kendaraan memarkir dan mengantar penumpang.

Panel alumunium putih pada bagian luar berguna untuk membantu memantulkan cahaya dari bangunanAmir Mann-Ami Shinar Architects Panel alumunium putih pada bagian luar berguna untuk membantu memantulkan cahaya dari bangunan
Selain itu, lokasi bandara yang berada di tengah-tengah gurun membuat proses pembangunan menjadi salah satu tantangan lain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X