"Warka Water", Menara Pemanen Air dari Udara

Kompas.com - 20/02/2019, 13:10 WIB
Warka Water warkawater.orgWarka Water

KOMPAS.com - Mengumpulkan air bisa menjadi salah satu aktivitas berbahaya. Bahkan banyak orang butuh waktu berjam-jam agar bisa sampai ke sumber air terdekat.

Selain itu, bahaya lain seperti hewan buas dan kontaminasi limbah menjadi masalah lain yang harus dihadapi.

Untuk itu, arsitek Arturo Vitturi memiliki ide mengumpulkan air bagi wilayah-wilayah terpencil.

Vitturi membuat wadah khusus untuk mengumpulkan air dari bambu dan material yang mudah ditemukan. Struktur yang diberi nama Warka Water ini didesain untuk "memanen" air dari udara. 

Struktur Warka Water sendiri terinspirasi dari bentuk pohon Ethiopia yang bernama Warka. 

Struktur Warka Waterwarkawater.org Struktur Warka Water

Ide ini pertama kali muncul ketika Vitturi mengunjungi pedesaan yang terisolasi di wilayah timur laut Ethiopia. Dia pun mulai membuat purwarupa alat yang dapat digunakan untuk mengumpulkan air.

Penduduk yang tinggal di desa tersebut mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Bahkan wanita dan anak-anak harus berjalan jauh menuju ke sebuah kolam.

Mirisnya, kolam tersebut biasanya sudah terkontaminasi dengan kotoran binatang maupun manusia.

Ide yang digagas Vitturi kemudian pertama kali dipamerkan dalam ajang Venice Biennale 2012.

Sejak saat itu, dia bersama dengan timnya mulai mengembangkan purwarupa menara pengumpul air dan fasilitas pendukung.

-warkawater.org -
Purwarupa pertama diujicoba di pedesaan Ethiopia pada 2015 dan terus dimonitor hingga kini.

Rangka menara pengumpul air ala Vittori ini terbuat dari bambu yang dapat menopang material polyester di dalamnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X