Jokowi Bangun 49 Bendungan, 7 di Daerah Susah Air NTT

Kompas.com - 17/02/2019, 22:42 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) menyampaikan pendapatnya saat mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Debat yang diikuti Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto itu mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYCapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) menyampaikan pendapatnya saat mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Debat yang diikuti Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto itu mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terkait upaya menjaga keseimbangan harga pangan, kandidat petahana Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan memiliki strategi besar.

Strategi untuk memastikan stabilitas stok pangan tersebut berupa membangun waduk sebanyak-banyaknya. 

Menurutnya, membangun bendungan merupakan jawaban dari masalah kebutuhan air, dan pengairan sawah yang baru tersuplai sebesar 11 persen.

"Dengan terbangunya 49 waduk yang telah kita kerjakan, itu baru mensuplai 20 persen dari kebutuhan yang ada. Strategi besarnya ada, tapi yang harian, yang mingguan ini kita selesaikan," ucap Jokowi dalam debat capres ke-II di Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Baca juga: Prabowo Akui Kuasai 220.000 Hektar Lahan di Kalimantan Timur

"Kita terus harus membangun waduk ini agar di semua provinsi peluang untuk menaikkan produktivitas betul-betul ada airnya," lanjut dia.

Jokowi mengungkapkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah telah membangun 7 buah bendungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini karena wilayah tersebut merupakan area yang susah mendapatkan air (kering). Begitu pula di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Inilah strategi besar tapi juga ada strategi jangka pendek dan menengah yang akan kita lakukan," pungkas Jokowi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X