Mengenal Invi J, Aplikasi Jalan dan Jembatan

Kompas.com - 12/02/2019, 16:57 WIB
Suasana PUPR 4.0 Expo.KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Suasana PUPR 4.0 Expo.


JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan aplikasi mempermudah  pembangunan dan perbaikan jalan dan jembatan.

Aplikasi itu bernama Inspeksi Visual Jembatan ( Invi J). Produk berbasis teknologi dan informasi ini dibuat agar proses pembangunan lebih efektif dan efisien, khususnya di Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.

Mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan konstruksi jalan dan jembatan, semuanya bisa ditemui pada aplikasi ini.

Begitu pula untuk proses pelaporan terhadap kerusakan jalan dan jembatan di suatu lokasi sampai perbaikan yang dilakukan.

Baca juga: Sinbad, Aplikasi Pemantau Kondisi Bendungan

"Produk berbasis TI dibuat untuk jalan dan jembatan agar proses bisnisnya lebih optimal. Pengelolaan jalan dan jembatan dari perencanaAn, konstruksi, dan operasional bisa lebih optimal kalau pakai aplikasi ini," ujar Ruli Irawan, peneliti di Puslitbang Jalan dan Jembatan Balitbang Kementerian PUPR, dalam PUPR Expo 4.0 di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Dia mengatakan, aplikasi ini juga menyediakan program sesuai kebutuhan terhadap kerusakan jalan dan jembatan secara akurat dan cepat.

Sebelumnya, proses pelaporan dilakukan dengan menulis di kertas formulir, dimasukkan ke program Excel di komputer, lalu dikirim dari daerah ke pusat.

Proses itu dinilai memakan waktu lama dan berisiko terjadinya perubahan data sehingga tidak akurat.

Melalui Invi J, proses tersebut bisa jauh berkurang. Dari segi waktu akan lebih singkat, dan dari sisi akurasi data juga lebih bisa dipercaya.

"Kalau pakai Invi J storage-nya satu, datanya satu, ada verifikasi setelah input data sehingga lebih akurat. Lokasinya di mana dan penanganannya bagaimana, jadi lebih efektif," imbuh Ruli.

Untuk menyosialisasikan aplikasi ini, Balitbang telah mengadakan pelatihan kepada aparatur sipil negara (ASN) Kementerian PUPR di semua provinsi di Indonesia.

Tujuannya agar mereka semua mengetahui cara menginventarisasi jalan dan jembatan beserta kondisinya di masing-masing daerah.

Kemudian, nantinya badan usaha jalan tol (BUJT) juga bisa memanfaatkan aplikasi ini sesuai ketentuan.

Selain itu, masyarakat umum juga diberi akses untuk memberi laporan kerusakan jalan dan jembatan di daerahnya masing-masing.

Mereka juga dapat mengetahui informasi tentang data teknis serta kondisi jalan dan jembatan tersebut.

"Ada level data apa yang bisa untuk umum, ada otorisasinya. Tidak mungkin masyarakat umum bisa membuka akses sampai detail. Jadi masyarakat bisa membantu menginformasikan kalau ada masalah di lapangan. Input di situ sehingga bisa langsung ditindaklanjuti," pungkasnya.

Saat ini aplikasi Invi J bisa diunduh di Playstore untuk ponsel yang berbasis Android. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X