5 Kota Terpadat Dunia Ada di Asia-Afrika

Kompas.com - 07/02/2019, 13:30 WIB
ilustrasi kotaFreepik/ Evening_tao ilustrasi kota

KOMPAS.com - Asia dan Afrika akan menjadi rumah bagi kota-kota dengan populasi terbesar di dunia pada 2030.

Laporan PBB berjudul The World's Cities in 2018 menyebutkan lima kota besar atau megacity (kota dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa) di dunia diproyeksi akan berada di benua Asia dan Afrika. Kelima kota tersebut antara lain:

1. Delhi, India : 38,9 juta
2. Tokyo, Jepang : 36,5 juta
3. Shanghai, China : 32,8 juta
4. Dhaka, Bangladesh : 28 juta
5. Kairo, Mesir : 25,5 juta

Baca juga: Benahi Kampung, Solusi Jakarta Kumuh

Selain kelima kota tersebut, kota-kota lain seperti Mumbai, Beijing, Mexico City, Sao Paulo, dan Kinshasha menempati posisi sesudahnya dengan perkiraan populasi sekitar 21 hingga 24 juta penduduk.

Proyeksi 10 megacity di dunia. Hampir seluruhnya berada di Asia atau Afrika. United Nations Proyeksi 10 megacity di dunia. Hampir seluruhnya berada di Asia atau Afrika.

Laporan PBB juga menunjukkan kota-kota lain seperti Chengdu, Hyderabad, Luanda masuk ke dalam daftar kota-kota yang diprediksi mendapatkan status sebagai megacity.

Kota-kota tersebut menembus angka 10 juta penduduk pada 2030, sehingga total kota besar atau megacity di dunia akan bertambah menjadi 43.

Peningkatan jumlah megacity merupakan bukti nyata dari adanya urbanisasi yang kini menjadi tren global.

India bakal mengalami perkembangan yang sangat besar, dengan total 416 juta penduduk baru pada 2050. Sementara Delhi mengambil alih Tokyo sebagai kota terpadat dunia pada 2028. 

Sedangkan China menambah dua kota besar lagi seperti Chengdu dan Nanjing. Sehingga total ada enam kota yang memiliki populasi lebih dari 10 juta orang.

Baca juga: China Dominasi Pembangunan Pencakar Langit Dunia

Pertumbuhan populasi juga dialami Kota Dhaka. Ibu kota Bangladesh ini diprediksi menjadi kota dengan jumlah populasi terbesar keempat pada 2030, dengan proyeksi penduduk mencapai 28 juta orang.

Kota-kota lain di Asia seperti Karachi dan Lahore akan naik peringkat. Di samping itu dua kota besar di Asia Tenggara, Jakarta dan Manila akan mengalami ledakan populasi yang besar.

Namun tidak disebutkan secara rinci berapa jumlah pertumbuhan populasi di kedua kota ini.

Ilustrasi kota Teheran, Iran. Ilustrasi kota Teheran, Iran.

Pada 1950, perkotaan merupakan rumah dari 751 juta orang atau kurang dari sepertiga jumlah populasi dunia.

Bahkan hanya dua kota yang mmeiliki populasi lebih dari 10 juta jiwa.

Namun kini, 55 persen penduduk dunia tinggal di wilayah perkotaan, jumlahnya diperkirakan mencapai 4,2 miliar orang.

Pada generasi selanjutnya, persentase tersebut akan meningkat menjadi 68 persen. Dengan kata lain, jumlah orang yang tinggal di perkotaan akan bertambah sebesar 2,5 miliar jiwa.

PBB memperkirakan, sebanyak 90 persen dari kota-kota tersebut berada di Asia dan Afrika.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X