Jubir BPN Prabowo-Sandiaga: Jokowi Tak Efisien Bangun Infrastruktur

Kompas.com - 06/02/2019, 15:50 WIB
Ilustrasi rumah subsidi. KOMPAS.com / DANI PRABOWOIlustrasi rumah subsidi.

Dari sisi infrastruktur pemukiman, 34.319 liter per detik akses air minum layak, 38.431 hektar penanganan kawasan pemukiman kumuh perkotaan, dan 12.163.334 kepala keluarga yang terfasilitasi sanitasi dan persampahan.

Terakhir dari aspek perumahan, 550.000 unit rumah susun, 50.000 unit rumah khusus, dan 1.750.000 unit rumah swadaya ditargetkan terbangun.

Capaian

Namun hingga akhir 2018, yang sudah tercapai baru 56 bendungan, jaringan irigasi baru bagi 860.015 hektar sawah, 22,24 meter kubik per detik sarana dan prasarana pengelolaan air baku untuk sektor ketahanan air dan pangan.

Selain itu, baru 1.012 kilometer saranan dan prasaranan pengendali daya rusak dan 949 buah embung yang terbangun.

Selanjutnya dari sisi konektivitas, baru 782 kilometer jalan tol, 3.432 kilometer jalan baru, serta 39.798 meter jembatan baru terbangun.

Baca juga: SPAM Regional Jatigede Dirancang Berkapasitas 3.500 Liter Per Detik

Dari aspek infrastruktur pemukiman, baru 20.438 liter per detik akses air minum layak, 13.556 hektar penanganan kawasan pemukiman kumuh perkotaan, dan 9.616.334 KK mendapat akses sanitasi dan persampahan.

Adapun dari aspek perumahan, 44.893 unit rumah susun, 22.358 unit rumah khusus, dan 495.165 unit rumah swadaya telah terbangun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X