Habiskan Tower A, Permata Sakti Mandiri Bidik Penjualan Rp 92 Miliar

Kompas.com - 02/02/2019, 18:00 WIB
Perkembangan fisik apartemen Cimanggis City, Sabtu (2/2/2019).Dokumentasi Permata Sakti Mandiri Perkembangan fisik apartemen Cimanggis City, Sabtu (2/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai membukukan penjualan 685 unit Cimanggis City senilai Rp 278 miliar hingga akhir 2018 untuk Tower A, PT Permata Sakti Mendiri menargetkan Rp 92 miliar pada semester I tahun ini.

Direktur PT Permata Sakti Mandiri Agus Susilo mengungkapkan hal tersebut kepada Kompas.com, Sabtu (2/2/2019).

Menurut Agus, perusahaan optimistis dapat meraih target tersebut karena kebutuhan pasar untuk hunian serentang Rp 300 juta hingga Rp 500 juta masih sangat besar.

"Kebutuhan ini yang belum terpenuhi maksimal. Melihat catatan penjualan tahun lalu, kami optimistis penjualan 25 persen sisa Tower A bisa tercapai," kata Agus.

Baca juga: BTN Bidik Rp 6 Triliun di Pameran Rumah 9 Hari

Saat ini, harga penawaran Cimanggis City untuk unit tipe studio seluas 21 meter persegi mulai dari Rp 319 juta.

Angka ini mengalami peningkatan 23,5 persen hingga 24 persen ketimbang tahun 2017-2018 yang dipatok sekitar Rp 200 juta-Rp 250 juta.

Peningkatan harga ini, lanjut Agus, didorong oleh permintaan yang terus tumbuh yang berasal dari kalangan eksekutif dan keluarga muda.

Selain itu, perkembangan fisik di lapangan juga memengaruhi perubahan harga.

PT Permata Sakti Mandiri terus melakukan penggalian tanah untuk pekerjaan pile cape struktur atas area sewage treatment plant (STP) atau bak pengolahan air kotor yang berada di bawah struktur Tower A. 

Demikian halnya dengan ground water tank (GWT) yang berada di area parkir lantai lower ground

"Untuk mempercepat terealisasinya target ini, kami berpartisipasi di Indonesia Property Expo (IPEX). Kami yakin bisa meraup Rp 20 miliar atau sekitar Rp 50 unit," imbuh Agus.

Cimanggis City menempati lahan seluas 1 hektar dengan jumlah total 1.600 unit. Selain tipe studio, terdapat tipe dua kamar tidur seluas 36 meter persegi.

 



Close Ads X