Kompas.com - 09/01/2019, 14:29 WIB

Bila sebelumnya hanya mengacu pada tiga dimensi yaitu ekonomi, sosial dan lingkungan, kali ini ada enam dimensi yang digunakan yakni ekonomi, lingkungan, pemerintah, kualitas hidup, mobilitas, dan masyarakat.

"Kemudian, ada juga yang dikatakan kategori kota. Yang tadinya tiga kategori (yaitu) besar, sedang, kecil, sekarang mengikuti UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang ditambah kota metropolitan," kata Harianto di Ruang Maoke Gedung Unit II Kompas Gramedia, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Perbedaan lainnya, bila sebelumnya partisipasi masyarakat lewat opini publik diikutsertakan sebagai penyeimbang atas konstruksi data sekunder, kali ini tak lagi digunakan.

Sebagai gantinya, 12 pakar dari berbagai latar belakang disiplin ilmu direkruit untuk memberikan pembobotan untuk setiap dimensi.

Mereka yang direkruit ini ada yang berasal dari disiplin ilmu perencanaan perkotaan, sosiologi, dan sebagainya.

Melalui pengukuran analythic hierarchy process (AHP) diperoleh bobot dari setiap dimensi dan pilar.

"Dari enam dimensi itu, aspek masyarakat memperoleh skor yang paling tinggi. Sehingga menjadi masuk akal ketika kita ingat lagi, sejak jaman Yunani kuno polis itu adalah masyarkat. Plato menyebut bahwa pemimpin terbaik itu mengarahkan kebijakannya kepada warga (bonum commune)" terang Harianto.

IKCI 2018 menilai 93 kota otonom. Lima kota administratif di Jakarta tidak masuk ke dalam penilaian karena tidak memiliki tanggung jawab anggaran ke DPRD masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.