JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah wilayah di Sulawesi Utara diguncang gempa bumi bermagnitudo 7,1, Sabtu (29/12/2018). Tak terkecuali wilayah Manado, ibu kota provinsi tersebut.
Lantas bagaimana nasib proyek Tol Manado-Bitung yang kini tengah digarap?
AVP Corporate Communications PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru memastikan, gempa tersebut tidak memberikan dampak pada proyek yang digarap PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) itu.
"Di proyek mabit (Manado-Bitung) tidak berdampak. Proyek jalan terus," kata Heru dalam pesan singkat kepada Kompas.com, Sabtu malam.
Baca juga: Senin Ini, Tol Manado-Bitung Dibuka Fungsional
Untuk diketahui, sebagian ruas tol ini dibuka fungsional dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru 2019. Ruas yang dibuka yakni Seksi 1B dan 2A Airmadidi-Danowudu sepanjang 14,5 kilometer.
Terhadap ruas yang dibuka fungsional, Heru menyatakan, saat ini kondisinya cukup aman untuk dilewati masyarakat.
"Jalan fungsional jalan terus," sambung dia.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat terjadinya gempa bermagnitudo 7,1, berpusat di 201 kilometer timur laut Kepulauan Talaud, Sulut, di kedalaman 69 kilometer.
Sejumlah kota terkena guncangannya antara lain Molonguane Talaud, Tahuna Sangihe, Siau Sitaro, Tobelo, Morotai, Ternate, dan Jailolo.
"Ditinjau lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina yang menunjam ke bawah Pulau Mindanao, Filipina," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (29/12/2018) siang.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.