Kompas.com - 13/12/2018, 15:32 WIB

KOMPAS.com - Pasar properti di Sydney merosot drastis sejak Australia mengalami kejayaan pada akhir 1980-an, usai resesi panjang.

Kepala penelitian CoreLogic Inc, Tim Lawless, Selasa (11/12/2018), mengatakan, rata-rata nilai rumah di Sydney jatuh 10,1 persen sesudah era puncaknya pada 2017. Angka itu melampaui penurunan 9,6 persen yang tercatat antara 1989 sampai 1991.

Penurunan jumlah penjualan di kota paling padat di Australia ini semakin cepat karena kian ketatnya standar peminjaman di bank yang menimbulkan kegelisahan para pembeli properti.

Sementara itu, pemerintah lokal yang membuat kebijakan tetap bergeming sambil terus memantau perkembangan pasar secara ketat.

Sydney merupakan kota yang mengalami lonjakan properti dalam lima tahun terakhir. Hal itu terlihat dari harga yang meningkat lebih dari 60 persen dari tahun 2012.

Baca juga: Orang Surabaya Beli Apartemen Sydney Rp 12 Miliar-Rp 18 Miliar Per Unit

Itu berarti hanya sedikit orang yang bisa memiliki rumah. Sementara itu, bank-bank besar mendominasi sekitar 80 persen dari pasar kredit kepemilikan rumah.

"Kami sedang melewati puncak siklus harga perumahan yang datang begitu saja. Perubahan di pasar perumahan diperkirakan terus berlanjut," ujar Kepala Bagian Pendapatan BlackRock Inc untuk Australia, Craig Vardy, Selasa, seperti dipublikasikan The Straitstimes.

Menurut dia, merosotnya harga perumahan bisa jadi berlangsung lebih lama dalam 12 hingga 18 bulan mendatang. Hal itu bisa memengaruhi penurunan harga rumah nasional sampai 10 persen.

Secara terpisah, menurut data dari Biro Statistik Australia pada Selasa, harga rumah di Sydney turun 1,9 persen dalam tiga bulan hingga akhir September. Ini merupakan kinerja terburuk dalam satu kuartal sejak Maret 2005.

Faktor terbesar jatuhnya harga properti ini diperkirakan karena pengetatan standar pemberian kredit secara bertahap selama empat tahun terakhir.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.