Perkiraan Tarif Tol Dalam Kota Ruas Semanan-Pulogebang Rp 35.000

Kompas.com - 28/11/2018, 10:15 WIB
Direktur Utama Jakarta Tollroad Development Frans S Sunito memaparkan kondisi Enam Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, didampingi Chief Financial Officer Reynaldi Hermansjah, Selasa (27/11/2018). Hilda B Alexander/Kompas.comDirektur Utama Jakarta Tollroad Development Frans S Sunito memaparkan kondisi Enam Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, didampingi Chief Financial Officer Reynaldi Hermansjah, Selasa (27/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Jakarta Tollroad Development (JTD) akan memberlakukan tarif dengan perkiraan angka Rp 35.000 untuk Tol Dalam Kota Jakarta ruas Semanan-Pulogebang saat beroperasi pada 2021 mendatang.

Ruas Semanan-Pulogebang sepanjang 30 kilometer merupakan tahap I dari proyek enam Jalan Tol Dalam Kota Jakarta.

"Secara keseluruhan, tarifnya sekitar Rp 2.200 per kilometer," ujar Direktur Utama JTD Frans S Sunito menjawab Kompas.com, Selasa (27/11/2018). 

Enam Jalan Tol Dalam Kota Jakarta dirancang sepanjang 70 kilometer. Pembangunannya dibagi dalam tiga tahap.

Baca juga: Jakarta Tollroad Development Raup Kredit Sindikasi Rp 13,7 Triliun

Tahap I mencakup ruas Semanan-Grogol, Grogol-Kelapa Gading, dan Kelapa Gading-Pulogebang sepanjang 30 kilometer.

Kemudian tahap II meliputi ruas Duripulo-Kampung Melayu dan Kampung Melayu-Kemayoran sepanjang 20 kilometer.

Selanjutnya Tahap III terdiri dari ruas Ulujami-Tanah Abang dan Pasarminggu-Kasablanka sepanjang 17 kilometer.

Saat ini, progres pembangunan tahap I sudah mencapai 30 persen dengan posisi pembebasan lahan lebih dari 98 persen.

"Kami harapkan pembebasan lahan selesai akhir Desember 2018," ucap Chief Financial Officer (CFO) JTD Reynaldi Hermansjah.

Untuk diketahui, dalam membangun tahap I ini JTD membutuhkan investasi senilai Rp 21 triliun.

Sejumlah Rp 13,7 triliun di antaranya didapat dari perjanjian kredit sindikasi 29 bank konvensional dan syariah yang ditandatangani pada Selasa (27/11/2018).

Reynaldi menambahkan, perjanjian pinjaman sindikasi untuk pembangunan jalan tol merupakan yang terbesar hingga saat ini.

"Melibatkan institusi perbankan konvensional dan syariah dengan 29 bank," ujar Reynaldi.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, suku bunga yang diberlakukan untuk pinjaman sindikasi selama 15 tahun ini, yakni 11 persen per annum selama masa pembangunan, dan 10,75 persen per annum saat pembangunan rampung hingga masa tenor berakhir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X