Kompas.com - 21/11/2018, 16:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai 2017 lalu, sejatinya pemerintah telah melaksanakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Tanpa adanya program percepatan, dibutuhkan waktu lebih dari 100 tahun untuk meneribitkan sertifikat hak atas tanah.

Namun dalam pelaksanaannya masih banyak kendala yang menghambat. Untuk itu, Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Agraria (KAPII Agraria) melaksanakan Focus Group Discussion tentang Strategi Percepatan PTSL.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), di Yogyakarta, Minggu (18/11/2018).

Baca juga: Sofyan Akui, Karena PTSL Pelayanan Rutin Terabaikan

Direktur Jenderal Infrastruktur Keagrariaan Adi Darmawan menjelaskan dalam rangka mempercepat PTSL, teknologi pengukuran sangat dibutuhkan.

Saat ini teknologi yang digunakan adalah Global Navigation Satellite System Real Time Kinematic (GNSS RTK).

Sebanyak 640 set atau 1.280 unit alat sudah diserahkan ke Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia.

"Penyediaan alat ukur ini meningkatkan kapasitas petugas ukur di lapangan," ujar Adi dalam keterangan tertulis, Rabu (21/11/2018).

Selain teknologi, juga dibutuhkan peran serta masyarakat sebagai bentuk partisipasi.

Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Batam sampai saat ini terus menggesa pelaksanaan program pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL). Bahkan, hingga saat ini kantah Batam telah mencapai lebih dari 50 persen target pelaksanaan atau sebanyak 16.594 sertifikat telah diterbitkan.KOMPAS.com/ HADI MAULANA Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Batam sampai saat ini terus menggesa pelaksanaan program pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL). Bahkan, hingga saat ini kantah Batam telah mencapai lebih dari 50 persen target pelaksanaan atau sebanyak 16.594 sertifikat telah diterbitkan.
Selain dua hal tersebut, petugas juga dapat menggunakan pengembangan aplikasi untuk membantu percepatan PTSL.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.