Kompas.com - 05/11/2018, 16:53 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati tahun 2018 sudah di penghujung, namun serapan anggaran di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) baru mencapai 63,46 persen.

Meski demikian, secara fisik, pekerjaan konstruksi telah mencapai 80 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan hal tersebut usai Rapat Kerja Terbatas di Auditorium Kementerian PUPR, Senin (5/11/2018).

Meski demikian, ia optimistis pada akhir tahun nanti prognosis serapan anggaran dapat tembus hingga 93 persen.

"Serapan itu bukan tujuan tapi salah satu indikator kinerja. Tujuannya adalah untuk mendistribusikan uang ke daerah," kata Basuki.

Baca juga: Tahun Depan Kementerian PUPR Dapat Anggaran Rp 110,7 Triliun

Soal tingginya realisasi fisik dibandingkan serapan anggaran, menurut dia hal itu masih merupakan sesuatu yang wajar.

"Pasti kan ada retensi. Fisik 100 persen, pembayaran kan pasti ada tensi jaminan pemeliharaannya. Jadi sekitar 63 persen itu rata-rata, tapi prognosisnya 93 persen," tutur Basuki.

Ia pun meminta agar para direktur jenderal dapat membuat strategi agar anggaran yang terserap dapat lebih cepat. Sehingga, target prognosis pun dapat tercapai.

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR per 4 November 2018, dari total pagu anggaran sebesar Rp 114,33 triliun, realisasi yang telah tercapai yaitu sebesar Rp 72,56 triliun atau sekitar 63,46 persen.

Secara rinci, penyerapan anggaran Ditejen Sumber Daya Air sebesar 65,6 persen atau sekitar Rp 24,68 triliun dari total Rp 37,62 triliun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.