Sasar Milenial Bandung, Wika Tawarkan Hunian Rp 350 Jutaan

Kompas.com - 05/11/2018, 13:05 WIB
Seorang konsumen tengah melihat-lihat maket Tamansari Kencana Apartment di Bandung, Minggu (4/11/2018). KOMPAS.com/RENI SUSANTISeorang konsumen tengah melihat-lihat maket Tamansari Kencana Apartment di Bandung, Minggu (4/11/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com – Memiliki rumah tapak di Kota Bandung bukan perkara mudah. Apalagi bagi kaum millenial.

Setidaknya, untuk hunian di daerah Jalan Terusan Jakarta, Bandung, konsumen harus merogoh kocek minimal Rp 900 juta demi mendapatkan rumah dengan kondisi seadanya.

Di sisi lain, kebutuhan rumah terus meningkat. Data Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, backlog rumah di Kota Bandung sekitar 10.000 unit setiap tahunnya.

Bertolak dari kondisi tersebut, PT Wika Realty menawarkan solusi dengan membangun apartemen Tamansari Kencana di Jalan Terusan Jakarta, kawasan Antapani, Kota Bandung.

“Kami akan membangun 3 menara dengan total 1.614 unit di atas lahan 1,5 hektar. Terdiri dari tipe studio, 1 kamar tidur, 2 kamar tidur, dan 3 kamar tidur,” tutur Direktur Utama Wika Realty Agung Salladin kepada Kompas.com, di Bandung, Senin (5/11/2018).

Agung menjelaskan, menara pertama dibangun awal 2019 dan ditargetkan siap huni pada 2022.

Hingga kini, 80 persen unit menara satu sudah dipesan. 70 persen di antaranya, dipesan warga lokal.

Koefisien Dasar Bangunan (KDB) apartemen ini, sambung Agung, hanya 40 persen. Sisanya untuk fasilitas yang mendukung gaya hidup.

Mulai dari smart home, jogging track yang mengelilingi apartemen, kolam renang, whirlpool, kids pool yang dilengkapi pool bar, hingga taman bermain anak.

Apartemen ini, sambung Agung, nantinya akan terintegrasi dengan stasiun LRT yang rencananya dibangun di dekat apartemen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X