Kompas.com - 02/11/2018, 21:05 WIB

"Kami akan dibimbing selama setahun untuk mendorong setiap potensi yang ada," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menambahkan, dalam menyusun perencanaan pengembangan kawasan diperlukan sumber daya manusia yang andal.

Banyak kegagalan dalam perencanaan sehingga pada akhirnya terjadi karut marut tata perkotaan diawali dari kualitas sumber daya manusia (SDM) yang rendah.

Akibatnya, prioritas pembangunan pun tidak dapat tercapai, meski telah termaktub dalam rencana pembangunan.

"Pembangunan MRT dan LRT misalnya yang serba cepat, tapi dilihatnya kan kurang enak," kata dia.

Di Bangka Belitung sendiri, tantangan terbesar dalam mewujudkan sistem transportasi yaitu geografis wilayah yang terdiri atas 505 pulau.

Kendati dari sisi kualitas jalan termasuk baik, namun koneksi antar pulau masih rendah.

"Kekurangan kami adalah dermaga. Kami tidak bisa mengkoneksikan antar pulau kalau tidak ada dermaga," pungkas Emil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.