MRT Jakarta Gandeng Pesohor Ajak Warga Naik Transportasi Publik

Kompas.com - 29/10/2018, 20:00 WIB
Kereta MRT saat diuji coba di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAKereta MRT saat diuji coba di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekerjaan konstruksi proyek Mass Rapid Transit ( MRT) Fase 1 ditargetkan rampung akhir tahun ini.

Kendati demikian, operasionalisasi atau pembukaan secara umum proyek yang menelan investasi Rp 16 triliun ini baru akan dilaksanakan pada Maret 2019.

Sebelum pembukaan, PT MRT Jakarta berencana menggandeng sejumlah pesohor atau influencer dan para penyandang disabilitas untuk mengenalkan proyek ini lebih luas kepada masyarakat.

Ini merupakan upaya korporasi untuk mengkampanyekan #UbahJakarta.

Baca juga: MRT, Cara Mengubah Budaya Bertransportasi Warga

"Stasiun Dukuh Atas yang paling pertama. Influencer  ini akan kami undang, lalu mereka akan menceritakan pengalamannya lewat medianya kepada followers-nya," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah di Jakarta, pekan lalu.

Mereka nantinya akan merasakan bagaimana nyamannya menggunakan moda transportasi tersebut, mulai dari masuk arena concourse, peron, hingga naik kereta itu sendiri.

Selain itu, mereka juga dapat berkeliling, melakukan transaksi pembelian tiket baik secara manual maupun elektronik, memastikan kedatangan kereta tepat waktu, hingga merasakan kecepatan waktu tempuh.

Kondisi Stasiun MRT Senayan pada Kamis (18/10/2018).Kompas.com / Dani Prabowo Kondisi Stasiun MRT Senayan pada Kamis (18/10/2018).
Hikmat menambahkan, selain mereka, juga akan diajak sejumlah anak-anak untuk merasakan langsung pengalaman tersebut.

"Anak-anak ini kan polos, kalau mereka nyaman atau tidak pasti akan bilang. Dan ini jadi masukkan kami," kata dia.

Hikmat mengatakan, #UbahJakarta merupakan salah satu strategi yang dilakukan PT MRT Jakarta untuk meningkatkan perhatian masyarakat akan transportasi ini.

Kendati baru Fase 1 sepanjang 16 kilometer yang beroperasi, namun, ia berharap, agar kehadiran MRT dapat mengubah gaya hidup masyarakat dalam bertransportasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X