Mengapa Kursi di Tempat Umum Cenderung Tidak Nyaman?

Kompas.com - 29/10/2018, 18:30 WIB
Ilustrasi kursi taman PIXABAY/mland31Ilustrasi kursi taman

KOMPAS.com - Penggunaan bahan metal, sandaran tangan di tengah-tengah kursi, hingga punggung kursi yang dibuat tegak 90 derajat sering ditemukan di pusat kota. 

Desain kursi di ruang publik seperti ini sering dikeluhkan karena tidak nyaman ketika digunakan untuk istirahat atau sekadar duduk santai.

Ternyata, penggunaan kursi semacam ini di tempat umum ukan tanpa alasan. Berdasarkan video yang dirilis oleh Vox, mayoritas kursi di perkotaan memang dirancang agar tidak nyaman saat digunakan.

Lantas mengapa fasilitas publik seperti kursi di tempat umum didesain demikian? Hal ini untuk menghindari penggunaan fasilitas publik sebagai tempat pribadi.

Model perencanaan seperti ini disebut sebagai Defensive Design. Desain ini digunakan untuk mengurangi potensi penyalahgunaan suatu perangkat atau tempat, dalam kasus ini adalah kursi taman

Penggunaan desain semacam ini juga digunakan untuk menghindari aksi kriminalitas. Tempat-tempat umum seperti taman, jarang dilengkapi dengan kamera pengawas dan penjaga.

Untuk itu, desain kursi taman didesain demikian agar masyarakat tidak menggunakan fasilitas tersebut sebagai tempat istirahat, sehinga meminimalisasi potensi kejahatan.

Selain itu, Di New York dan kota-kota besar lain di dunia, banyak gelandangan yang memanfaatkan fasilitas ini sebagai tempat tidur.

Lebih lanjut, penggunaan desain ini diharapkan mampu menghindari perusakan fasilitas umum.

Maka, desain kursi seperti ini juga digunakan untuk mengurangi penggunaan fasilitas publik yang tidak sesuai, seperti digunakan sebagai tempat tidur atau berjualan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Berita
NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor

NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X