Pulau Kecil Ini Jadi Rebutan Dua Negara - Kompas.com

Pulau Kecil Ini Jadi Rebutan Dua Negara

Kompas.com - 23/10/2018, 22:14 WIB
Pulau Migingo Carl De Souza/Stringer Pulau Migingo

KOMPAS.com - Pulau Migingo merupakan satu dari sekian pulau berukuran mini. Pulau ini berada di tengah Danau Victoria, yang merupakan danau terluas di Afrika. 

Pulau seluas 1.982 meter persegi ini ditempati oleh sekitar 131 orang. Jumlah ini berdasarkan sensus yang dilakukan oleh Pemerintah Kenya pada 2009.

Namun media The National melaporkan, bahwa populasi di pulau ini mencapai 500 orang. Mayoritas warga di Pulau Migingo merupakan nelayan.

Rumah-rumah di tengah pulau sangat padat, dan hanya menyisakan gang-gang kecil sebagai jalan utama.

Meski tampak terasing, namun di dalam pulau ini terdapat beberapa fasilitas termasuk apotek, salon, dan beberapa hotel kecil.

Meski hanya memiliki ukuran tidak lebih luas dari lapangan sepak bola, namun pulai ini menjadi rebutan dua negara. yaitu Kenya dan Uganda. Kedua negara ini secara sepihak mengklaim kepemilikan atas Pulau Migingo.

Hal ini menyebabkan perang di antara kedua belah pihak. The Independenrt menyebutkan, perang di antara kedua negara ini dianggap sebagai perang paling kecil di seluruh wilayah Afrika.

Perseteruan kedua negara ini bermula ketika Uganda mengeluarkan surat izin bagi nelayan yang ingin mencari ikan di wilayah tersebut.

Para nelayan yang tidak memiliki izin langsung dipenjara. Keputusan ini didasari karena keuntungan yang didapat dari danau tersebut dapat memancing perompak.

Selain itu, perairan di Danau Victoria sangat subur dan kaya akan hasil laut berupa ikan.

Pulau Migingo Carl De Souza/Stringer Pulau Migingo
Namun kebijakan Uganda untuk memberikan izin bagi para nelayan direspon negtaif oleh Kenya, dengan mengklaim seluruh pulau. Uganda yang tidak terima langsung mengirimkan angkatan lautnya.

Persoalan ini akhirnya berakhir ketika kedua negara tersebut sepakat untuk membagi wilayahnya pada 2009.

Kedua negara tersebut kini memiliki wilayah di Pulau Migingo. Uniknya wilayah yang dimiliki setiap negara tidak lebih luas dari separuh lapangan sepak bola.

Hingga kini, beberapa perseteruan kecil antara kedua negara tersebut masih berlangsung. Pada bulan September kemarin, seorang polisi Kenya dilaporkan memasang bendera negaranya di wilayah konflik pulau. Polisi Uganda kemudian merespon dengan menurunkan bender Kenya.

Konflik ini akhirnya membuat kedua petinggi negara tersebut akan melakukan pertemuan guna membahas masalah ini. 


Terkini Lainnya

Rusun Unismuh Makassar Sudah Dihuni 185 Mahasiswa

Rusun Unismuh Makassar Sudah Dihuni 185 Mahasiswa

Hunian
Arab Saudi Bangun Proyek Jumbo Rp 4,7 Triliun

Arab Saudi Bangun Proyek Jumbo Rp 4,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Sambut 2019, Jotun Luncurkan Kartu Warna

Sambut 2019, Jotun Luncurkan Kartu Warna

Berita
FPI Bidik Pembeli Rumah Pertama

FPI Bidik Pembeli Rumah Pertama

Hunian
Desain Rumah Efisien dengan Dinding Bercelah

Desain Rumah Efisien dengan Dinding Bercelah

Griya
Dapat Kredit Rp 1,26 Triliun, Jasa Marga Kebut Tol Solo-Ngawi

Dapat Kredit Rp 1,26 Triliun, Jasa Marga Kebut Tol Solo-Ngawi

Berita
Ingin Rumah Impian Anda Terwujud? Mampir ke FPI

Ingin Rumah Impian Anda Terwujud? Mampir ke FPI

Hunian
'Toys R Us' Kembali Buka Gerai di Brunei

"Toys R Us" Kembali Buka Gerai di Brunei

Ritel
Lokasi Kantor Baru Amazon Terancam Tenggelam

Lokasi Kantor Baru Amazon Terancam Tenggelam

Arsitektur
Megaproyek Ini Jadikan Arab Saudi Lebih Modern

Megaproyek Ini Jadikan Arab Saudi Lebih Modern

Arsitektur
Kebakaran Mal di Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir

Kebakaran Mal di Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir

Ritel
Zaha Hadid Rancang 'Smart City' di Moskow

Zaha Hadid Rancang "Smart City" di Moskow

Kawasan Terpadu
Amazon Buka Markas Baru di New York dan Arlington

Amazon Buka Markas Baru di New York dan Arlington

Perkantoran
Asa Membangun Jembatan Cipatujah dalam Sepekan

Asa Membangun Jembatan Cipatujah dalam Sepekan

BrandzView
Bisa Ditiru, Rancangan Tenda Pengungsi Tak Harus Terpal Biru

Bisa Ditiru, Rancangan Tenda Pengungsi Tak Harus Terpal Biru

Arsitektur

Close Ads X