Gaya Arsitektur ala Parthenon, Bertahan Ribuan Tahun

Kompas.com - 23/10/2018, 19:00 WIB
Pesta kembang api mewarnai pergantian tahun di Kuil Parthenon, Acropolis hill, Athena, Yunani, January 1, 2017. AFP PHOTO / ANGELOS TZORTZINISPesta kembang api mewarnai pergantian tahun di Kuil Parthenon, Acropolis hill, Athena, Yunani, January 1, 2017.

Gedung ini selesai dibangun pada 1824 dan menampilkan keunikan fasad Parthenon lengkap dengan tiang-tiang besarnya.

Setelah itu, berturut-turut bangunan seperti Indiana Statehouse, Federal Hall National Memorial di New York, dan gedung Lincoln Memorial yang terkenal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada pula National Museum of American Art di Washington DC serta Moscow University yang juga turut meniru model Parthenon.

Di Indonesia, model bangunan ala Parthenon terdapat dalam gedung-gedung yang dibangun dengan corak arsitektur Indis.

Rumah atau gedung bercorak Indis biasanya memiliki atap dengan berbentuk Joglo Limasan. Sementara corak Eropa terdapat pada model tiang yang besar dan mengikuti gaya bangunan ala Yunani kuno.

Di Nusantara, terdapat sejumlah bangunan terkenal yang juga tepengaruh dengan model ini, sebut saja Gedung Joeang 45 yang juga dibangun dengan pilar-pilar besar ala Parthenon.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.