Meski Jadi Tren, Warga Kota Ini Menolak "Smart City"

Kompas.com - 20/10/2018, 18:58 WIB
Arsitek Victor Campos mengatakan, tujuan program smart city sebenarnya malah lebih mengutamakan ruang terbuka bagi warga, sehingga tempat-tempat tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya. 
Eleni MavrandoniArsitek Victor Campos mengatakan, tujuan program smart city sebenarnya malah lebih mengutamakan ruang terbuka bagi warga, sehingga tempat-tempat tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Dia juga berpendapat, banyaknya turis yang melalui kota ini hanya memberikan sedikit manfaat kepada warga.

Dengan adanya program ini, diharapkan, para wisatawan dapat lebih memberikan perhatian terhadap kondisi kota, yang nantinya mampu memberi pemasukan tambahan bagi warga.

Menurut Campos, salah satu bagian dari program tersebut adalah peningkatan kondisi jalanan supaya lebih layak, sekaligus memberikan regulasi bagi kendaraan tertentu.

Selain itu, pemerintah juga akan menyediakan lebih banyak ruang terbuka untuk penyelenggaraan acara-acara lokal.

Di Puebla, sebanyak 15 kota ditargetkan akan menerapkan konsep smart city. Salah satunya adalah Kota Atlixco.

Kota yang berjarak sekitar setengah jam dari Tonantzintla menjadi kota pertama yang menerapkan konsep smart city di kawasan Amerika Latin.

Pemerintah kota ini melengkapi wilayahnya dengan jalur sepeda, kamera pengawas, sensor kecepatan untuk kendaraan, dan juga akses internet gratis.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X