Seksi 2A Tol Manado-Bitung Beroperasi Triwulan II-2019

Kompas.com - 10/10/2018, 22:30 WIB
Tol Manado-Bitung. PT Jasamarga Manado BitungTol Manado-Bitung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seksi 2A Tol Manado-Bitung yang terbentang dari Airmadidi hingga Danowudu sepanjang 11,5 kilometer, ditargetkan beroperasi pada triwulan II-2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Manado-Bitung (JMB) George IMP Manurung mengatakan, saat ini pekerjaan konstruksi untuk seksi tersebut telah mencapai 64,13 persen.

"Pembebasan lahan Jalan Tol Manado-Bitung, khusus jalan utama, tercatat untuk seksi 2A 98,81 persen. Untuk seksi 2A ditargetkan beroperasi pada triwulan II-2019," kata George dalam keterangan tertulis, Rabu (10/10/2018).

Baca juga: Jasa Marga: Konstruksi Tol Manado-Bitung yang Ambruk Porsi Pemerintah

Jalan tol yang dirancang sepanjang 39 kilometer ini terbagi ke dalam dua seksi. Seksi 1 Manado-Air Madidi sepanjang 14 kilometer, pekerjaannya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Sementara Seksi 2B Danowudu-Bitung sepanjang 13,5 kilometer saat ini pembebasan lahannya telah mencapai 72,8 persen. Namun pekerjaan konstruksinya baru mencapai 8,55 persen.

Untuk diketahui, seluruh pekerjaan konstruksi Seksi 2 menjadi tanggung jawab PT JMB.

Pada awal bulan ini, PT JMB telah melakukan exit meeting terhadap hasil verifikasi atas penggantian dana badan usaha.

Verifikasi tersebut ditujukan atas pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur Jalan Tol Manado-Bitung tahun 2018 dan sisa tahun 2017.

Exit meeting merupakan proses verifikasi akhir atas penggantian dana talangan tanah oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang akan dibayarkan oleh Badan Layanan Umum Lembaga Manajemen Aset Negara (BLU LMAN) kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Dalam hal ini adalah PT JMB selaku pengelola Jalan Tol Manado-Bitung.

Hasil exit meeting untuk periode Oktober 2017 sampai dengan 2018 adalah sebanyak 950 bidang senilai Rp315 miliar yang dinyatakan memenuhi syarat (eligible) 100 persen.

Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan berkas oleh LMAN untuk segera digantikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia c.q Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Rencananya, PT JMB akan menyerahkan semua berkas ke LMAN pada Senin (15/10/2018) mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X