Kompas.com - 01/10/2018, 21:35 WIB
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat peletakan batu pertama pembangunan Star Bhayangkara Residen yang ditujukan untuk anggota kepolisian yang dibangun di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (1/10/2018). KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANKapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat peletakan batu pertama pembangunan Star Bhayangkara Residen yang ditujukan untuk anggota kepolisian yang dibangun di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (1/10/2018).

KUBU RAYA, KOMPAS.com - Pengembang perumahan PT Sejahtera Nyata Abadi membangun 1.200 rumah bagi anggota Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono di lokasi perumahan di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Senin (1/10/2018).

Direktur Utama PT Sejahtera Nyata Abadi, Siswoyo, mengungkapkan, pembangunan tersebut diawali dengan penandatanganan kontrak atau kesepakatan kerja pembuatan rumah bersubsidi untuk anggota Polda Kalbar.

Rumah yang akan dibangun, sebut Siswoyo, sesuai dengan ketentuan pemerintah, yaitu tipe 36 di atas lahan 120 meter persegi dengan lebar 8 meter dan panjang 15 meter. Spesifikasi teknisnya pun sudah memenuhi persyaratan dari Kementerian PUPR.

"Rencananya akan dibangun sebanyak 1.200 unit di atas lahan 20 hektar dengan target penyelesaian selama dua tahun," ujar Siswoyo, Senin (1/10/2018).

Perumahan yang diberi nama Star Bhayangkara Residen ini nantinya bisa dimiliki oleh anggota kepolisian dengan kemudahan melalui kredit pemilikan rumah (KPR) di bank. Dalam hal ini, pengembang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam pembiayaan.

Persyaratan untuk bisa memiliki rumah yang dibanderol dengan harga Rp 142 juta ini juga cukup mudah.

Untuk uang muka dibiayai dari PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) sebesar Rp 20 juta, ditambah bantuan uang muka (BUM) dari pemerintah sebesar Rp 4 juta.

Dengan adanya pengurangan harga pokok sebesar Rp 24 juta dari bantuan uang muka tersebut, sambung Siswoyo, maka harga rumah yang bisa dimiliki anggota Polri melalui KPR sebesar Rp 118 juta.

"Kemudahan yang diberikan karena ini melalui KPR perbankan, syaratnya adalah tentunya dengan yang sudah ditentukan oleh pihak bank," ujar Siswoyo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.