MEDAN, KOMPAS.com – Untuk mendukung kelancaran transportasi darat dalam pelaksanaan MTQN XXVII di Medan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan bantuan angkutan darat berupa 66 unit bus, 132 supir, dan petugas penghubung (liaison officer) sebanyak 66 orang. Masing-masing bus berkapasitas 20 sampai 25 penumpang.
Menurut Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas Sitorus, bantuan ini merupakan wujud dari hasil rapat koordinasi Ketua Panitia Harian MTQN XXVII Zonny Waldy bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut Mohamad Zein Siregar dan Kemenhub di Jakarta pada Kamis (13/9/2018).
Baca juga: Rel Kereta Layang Medan-Kualanamu Beroperasi Akhir 2018
Selain transportasi darat, kata Ilyas, Kemenhub juga akan memberikan penambahan dan kemudahan pemakaian fasilitas bandara. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Angkasa Pura II dan otoritas bandara.
“Sudah termasuk biaya operasional mulai 1 sampai 15 Oktober 2018. Panitia MTQN mengapresiasi bantuan tersebut karena sangat membantu kesuksesannya,” kata Ilyas kepada Kompas.com, Jumat (14/9/2018).
Seperti diberitakan, marwah Sumut dipertaruhkan lewat suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII yang akan digelar pada 6 sampai 12 Oktober 2018 mendatang.
Ketua LPTQ Sumut Asren Nasution menambahkan, kunci suksesnya acara ini adalah publikasi ke masyarakat. Sebab MTQN bukan sekadar lomba yang diadakan, tapi sejarah untuk generasi masa depan.
“Ini sejarah untuk masyarakat Sumut karena perlu 47 tahun untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional, bukan sebentar itu,” kata Asren.
Perhelatan besar dengan jumlah peserta tercatat sudah 1.872 orang yang mendaftar ini rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.