KOMPAS.com - Dua tahun setelah berpulang, arsitek Zaha Hadid masih sering menjadi perbincangan.
Beberapa proyek rancangannya yang tengah dan akan berjalan, masih mengejutkan banyak orang. Apalagi kalau bukan karena desainnya yang tak biasa.
Kali ini, ratu arsitektur dunia tersebut kembali menjadi buah bibir dengan berita penjualan kondominium miliknya.
Baca juga: 6 Karya Monumental Zaha Hadid
Pemenang Pritzker Prize tersebut meninggalkan sebuah kondominium di W South Beach, Miami, dengan harga 5,57 juta dollar AS atau setara Rp 84,3 miliar.
Kondominium Zaha Hadid dengan perabot yang serba futuristikTentunya, desain ini merupakan hasil karya Hadid yang dirancang khusus untuk dirinya sendiri.
Interiornya mencerminkan ciri khas Hadid yang menyukai bentuk geometris. Selain itu, setiap ruangan didominasi dengan warna putih.
Kondominium ini memiliki kemiripan dengan interior museum seni kontemporer pada umumnya. Bahkan setiap sudut dinding dan atap dilengkapi dengan struktur garis logam.
Kamar mandi di kondominium Zaha Hadid yang dipenuhi dengan ubin marmerBaca juga: Gedung Tertinggi Afrika Karya Zaha Hadid Bakal Hadir di Mesir
Selain itu, hunian ini juga dilengkapi dengan perabot bernuansa modern futuristik. Setiap sudut ruangan juga dilengkapi dengan cermin geometris dan unsur logam.
Bahkan banyak yang mengatakan jika tempat ini bisa menjadi lokasi syuting film bertema luar angkasa.
Kamar mandinya dihiasi dengan ubin marmer, sementara lemari alumunium melengkapi interior kamar tidur. Selain itu, ruang keluarga memiliki pencahayaan serta sudut asimetris yang unik.
Pemandangan dari balkon Hadid yang langsung menuju pantai dan laut lepasDia tinggal di tempat ini saat masih menyelesaikan desain One Thousand Museum di pusat Miami. Bangunan ini akan memiliki 62 lantai dengan akan dikenal sebagai bangunan khas Miami.
Menara ini merupakan pencapaian terakhir Hadid, yang menggabungkan sisi arsitektur, seni, dan desain.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.