Wajib Baca: Kritikan Fahri Hamzah dan Kesuksesan Asian Games

Kompas.com - 11/09/2018, 09:42 WIB
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah jalani penyelidikan di Polda Metro Jaya, Selasa (17/8/2018)Stanly Ravel Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah jalani penyelidikan di Polda Metro Jaya, Selasa (17/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi mengenai kritikan  Fahri Hamzah terhadap rehabilitasi rumah yang rusak akibat gempa bumi di Lombok menjadi salah satu berita yang wajib dibaca di kanal Properti Kompas.com pada Senin (10/9/2018).

Selain itu, kabar tentang penundaan sejumlah proyek infrastruktur yang masuk proyek strategis nasional dan kesuksesan bersama Asian Games 2018 juga merupakan artikel yang perlu diketahui.

Berikut ini daftar berita selengkapnya:

1. Kritikan Fahri Hamzah kepada pemerintah soal Risha di Lombok 

Tak kurang dari 167.961 unit rumah rusak akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Lombok dan sekitarnya, beberapa waktu lalu.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan verifikasi sementara terhadap 107.509 unit rumah yang rusak.

Hasilnya, 32.970 unit terindikasi rusak berat, 19.967 unit rusak sedang, dan 54.572 unit rusak ringan.

Pemerintah pun berencana merehabilitasi rumah yang rusak dengan teknologi rumah instan sederhana sehat (Risha). Namun, upaya tersebut justru dikritik Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Berita selengkapnya: Fahri Hamzah Kritik Pemerintah Soal Risha di Lombok

2. Penundaan proyek infrastruktur hingga tiga tahun 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin NasutionKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

Pemerintah berencana menunda sementara sejumlah proyek infrastruktur yang masuk proyek strategis nasional (PSN).

Penundaan tersebut dilakukan menyusul semakin melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X