JAKARTA, KOMPAS.com - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membangun Hotel De Braga di Bandung, Jawa Barat, dengan mengucurkan investasi Rp 103 miliar. Hal itu sesuai dengan strategi perusahaan untuk mengembangkan bisnis konsesi atau pemanfaatan lahan.
Pembangunan hotel ini dilakukan atas kerja sama dengan PT Sarinah sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki lahan seluas 1.763 meter persegi.
Skema kerja sama yang diterapkan yaitu build, operate, and transfer (BOT) selama 30 tahun.
“Konsesi ini nantinya bisa memberikan tambahan revenue WEGE pada tahun 2019,” ucap Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Nariman Prasetyo melalui keterangan tertulis, Rabu (29/8/2018).
Baca juga: Laba Wika Gedung Melonjak 106,49 Persen
Mengenai operasional hotel itu, WEGE menjalin kemitraan dengan Artotel Group karena dinilai sebagai operator hotel berpengalaman.
Hotel yang dikonsep berbintang empat itu akan dibangun 14 lantai dengan 112 kamar yang mencakul tiga tipe, yaitu Studio 25, Studio 35, dan De Braga Suite.
Sejumlah fasilitas yang ada di hotel tersebut adalah restoran 24 jam, Kunst Bistro, Terrace Cafe, enam ruang pertemuan yang disebut Meetspace, kolam renang, dan galeri pameran seni Artspace yang menjadi ciri khas dari hotel yang dikelola oleh Artotel Group.
“Kami yakin Hotel De Braga akan menciptakan pengalaman menginap yang berkesan di Bandung dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi kreatif kota itu,” kata CEO Artotel Group Erastus Radjimin.
Dia menambahkan, kehadiran hotel itu juga sesuai dengan gaya hidup dalam industri perhotelan, serta bentuk dukungan terhadap karya seni dan kreativitas seniman muda setempat.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.