Meski Bertambah Nilainya, Ada Aset Properti Jokowi yang "Hilang"

Kompas.com - 16/08/2018, 10:52 WIB
Presiden Joko Widodo mengumumkan Maaruf Amin sebagai pendampingnya damal pemilihan presiden 2018 didampingi pimpinan partai pengusung di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) sore. WARTA KOTA/HENRY LOPULALANPresiden Joko Widodo mengumumkan Maaruf Amin sebagai pendampingnya damal pemilihan presiden 2018 didampingi pimpinan partai pengusung di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com — Aset properti milik calon presiden petahana, Joko Widodo, ada yang "hilang". Hal itu diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN) yang dilaporkan pada 14 Agustus 2018.

Bila dibandingkan dengan LHKPN yang dilaporkan Jokowi pada 31 Desember 2014, ada beberapa aset yang hilang, seperti dua tanah dan bangunan di Surakarta dengan luas masing-masing 302 meter persegi/176 meter persegi serta 1.143 meter persegi/120 meter persegi.

Nilai masing-masing properti tersebut yaitu Rp 274.308.000 dan Rp 450.342.000.

Baca juga: 3 Aset Properti Jokowi di Sragen Tak Alami Perubahan Harga

Selain itu, ada pula tiga aset properti di Sragen yang hilang, yaitu tanah dan bangunan seluas 2.000 meter persegi/1.737 meter persegi senilai Rp 1.809.416.000, tanah dan bangunan seluas 2.000 meter persegi/1.739 meter persegi senilai Rp 1.811.352.000, dan tanah dan bangunan seluas 6.000 meter persegi/4.200 meter persegi senilai Rp 3.840.600.000.

Aset yang 'hilang' itu sempat dilaporkan di dalam LHKPN sebelumnya.

Meski ada yang hilang, ada pula aset yang bertambah luasnya seperti tanah dan bangunan di Surakarta yang semula luas tanah 5.362 meter persegi dan bangunan 1.992 meter persegi, kini luas tanahnya menjadi 5.462 meter persegi dengan kenaikan nilai Rp 5,51 miliar menjadi Rp 14.058.112.000.

Baca juga: Aset Properti Sandiaga Uno Tersebar di Jakarta, Singapura dan Amerika

Selain itu ada pula tiga aset properti di Sragen yang tidak mengalami perubahan nilai, bila dibandingkan antara 2018 dan 2014.

Ketiga aset tersebut berupa tanah dan bangunan dengan luas yang sama 2.000 meter persegi/1.320 dan nilai yang sama yaitu Rp 1.405.760.000.

Bila diakumulasikan, nilai seluruh aset properti Jokowi naik Rp 14,43 miliar selama empat tahun menjabat sebagai Presiden RI ketujuh, yaitu dari Rp 29.453.455.000 menjadi Rp 43.888.588.000.

Baca juga: Harta Properti Milik Prabowo Tercatat Rp 230,4 Miliar

Berikut data selengkapnya kekayaan properti Jokowi:

1. Tanah seluas 585 meter persegi di Boyolali, hasil sendiri Rp 37.440.000
2. Tanah seluas 1.000 meter persegi di Boyolali, hasil sendiri Rp 64.000.000
3. Tanah dan Bangunan seluas 1.380 meter persegi/138 meter persegi di Boyolali, hasil sendiri Rp 160.356.000

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X