Mengenal Timmy Setiawan, Arsitek Indonesia Berstandar FIFA (I)

Kompas.com - 15/08/2018, 18:30 WIB
Timmy Setiawan, arsitek Indonesia yang berperan sebagai Security Officer FIFA, saat ditemui di ruang kerjanya di daerah Senayan, Jakarta, Selasa (14/8/2018).KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Timmy Setiawan, arsitek Indonesia yang berperan sebagai Security Officer FIFA, saat ditemui di ruang kerjanya di daerah Senayan, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Hanya segelintir orang Indonesia yang mempunyai prestasi di bidang arsitektur, baik yang berskala nasional maupun internasional. Salah satu dari yang langka itu adalah Timmy Setiawan.

Saat ini dia merupakan satu-satunya arsitek Indonesia yang memiliki peran sebagai Security Officer FIFA, induk organisasi sepak bola dunia.

Telah begitu banyak tugas yang diembannya. Sudah tak terhitung pula negara yang pernah dikunjunginya. Semua dilakukan dalam rangka tugas dan posisi yang didudukinya itu.

Keterlibatannya dalam dunia sepak bola berawal saat dia lulus kuliah di Jurusan Arsitektur Universitas Tarumanegara tahun 1978, lalu bekerja sebagai seorang arsitek profesional.

Timmy mendirikan PT Unitri dan bertindak selaku pemimpin di perusahaan yang bergerak di bidang desain dan perencanaan konstruksi bangunan itu.

Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Pada tahun 1982-1984, dia mendapat tugas untuk membantu pembangunan Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Saat itu dia ditunjuk sebagai in house consultant.

Setelah TMII, Timmy banyak mendapatkan tugas untuk membantu pengelolaan bangunan olaharga di kawasan Senayan.

Kantor pertamanya berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Namun, karena pekerjaannya banyak berhubungan dengan sejumlah proyek bangunan olahraga di Senayan, dia pun mendirikan site office di stadion tenis, sebelum pindah ke gedung bulu tangkis.

Hingga akhirnya pria berkaca mata ini memindahkan kantor tetapnya di area sekitar Jalan Patal Senayan.

“Saya sudah lama punya perusahaan Unitri, saat itu saya bersedia jadi in house consultant di Keong Mas. Sebenarnya kantor di Pasar Minggu, di Senayan sebagai site office, tapi lama-lama jadi kantor benaran karena banyak terlibat ke situ,” ujar Timmy Setiawan saat berbincang dengan Kompas.com di kantornya, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Karier internasional

Kiprah internasionalnya diawali ketika penyelenggaraan Piala Asia 2007 yang digelar secara bersamaan di empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Wajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018.Dokumentasi Adhi Karya Wajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018.
Dia diminta membantu membuat proposal perbaikan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) untuk partai finalnya.

Segala usaha pun dilakukan, termasuk saat presentasi di AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), mengingat betapa pentingnya mendapatkan kepercayaan itu.

Hingga akhirnya Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara partai final Piala Asia 2007.

Halaman:



Close Ads X