Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Tugas Baru, Kementerian PUPR Siapkan Anggaran Rp 6,6 Triliun

Kompas.com - 10/08/2018, 22:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengalokasikan anggaran senilai Rp 6,6 triliun untuk menggarap tugas baru mulai tahun 2019.

Tugas baru tersebut yakni memperbaiki dan membangun pasar dan sekolah/kampus yang rusak, serta rumah sakit di sejumlah universitas.

"Itu penugasan baru. Kebijakan pemerintah untuk gedung sekolah perguruan tinggi itu dilaksanakan oleh Kementerian PUPR," kata Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Widiarto saat diskusi bertajuk 'Efisiensi Anggaran Meninjau Ulang Proyek Infrastruktur' di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: Tahun Depan, Sekolah, Rumah Sakit, dan Pasar Diurus Kementerian PUPR

Ia menjelaskan, pada tahun 2019, Kementerian PUPR mengajukan pagu indikatif sebesar Rp 110,7 triliun. Usulan tersebut naik bila dibandingkan alokasi anggaran tahun ini sebesar Rp 107 triliun.

Widiarto memastikan Kementerian PUPR akan berkoordinasi dengan kementerian terkait di dalam pelaksanaan pekerjaan ini.

Misalnya, untuk pembangunan pasar, maka koordinasi akan dilakukan dengan Kementerian Perdagangan.

Sementara, untuk pembangunan sekolah akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

"Kemarin Menteri Perdagangan sudah bertemu dengan Menteri PUPR untuk membangun beberapa pasar induk plus mungkin pasar-pasar khusus seperti Pasar Bukit Tinggi yang terbakar dan Pasar Johar yang heritage," ungkap Widiarto.

Baca juga: Bangun 5 Pasar Induk, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 1 Triliun

Untuk diketahui, Kementerian PUPR akan membentuk lembaga khusus yang bertugas mengelola tugas baru tersebut di bawah supervisi Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+