Rumah Paling Diminati Seharga Rp 600 Juta-Rp 2 Miliar

Kompas.com - 20/07/2018, 18:50 WIB
Ilustrasi. shutterstockIlustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah tapak (landed housing) seharga Rp 600 juta hingga Rp 2 miliar tercatat paling diminati pasar selama enam bulan pertama tahun 2018.

Catatan Jones Lang LaSalle (JLL) menunjukkan rumah dengan rentang harga tersebut dirancang dua kamar tidur dan tiga kamar tidur.

Kondisi ini tak jauh beda dengan periode yang sama tahun lalu, di mana rumah seharga Rp 600 juta-Rp 1,3 miliar paling laku diserbu pembeli.

Baca juga: Rumah Baru Zohri Dilengkapi Furnitur dan Siap Huni

Head of Research JLL James Taylor menuturkan, meski pasar masih sarat tantangan untuk para pengembang dan sebagian konsumen yang sensitif terhadap harga, namun tingkat penjualan tercatat 71 persen.

"Beberapa pengembang membukukan penjualan yang sehat. Mereka menawarkan unit yang lebih kecil dengan harga paket yang lebih rendah," ujar James kepada Kompas.com, Jumat (20/7/2018).

Selain itu, reputasi pengembang, lokasi, dan akses ke infrastruktur juga merupakan kunci tingginya permintaan, sehingga catatan penjualan terus menunjukkan angka positif.

Secara umum, tingkat penjualan selama Semester I-2018 sebanyak 4.873 unit, dari total 6.143 unit peluncuran rumah baru.

Adapun terkait kebijakan relaksasi Bank Indonesia (BI) terhadap loan to value (LTV), James menilai, akan semakin membantu meningkatkan gairah pasar dan penjualan.

Hal ini terutama untuk unit-unit hunian kelas menengah dan bawah yang diminati oleh konsumen yang masih bergantung pada pinjaman atau kredit pemilikan rumah (KPR).

"Sebaliknya, kebijakan pelonggaran LTV tidak memberi dampak terhadap pembeli kelas atas dan mewah. Mereka tidak membutuhkan KPR," imbuh James.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X