Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkab Gresik Salurkan Bantuan Rumah Swadaya

Kompas.com - 19/07/2018, 15:48 WIB
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Gresik Achmad Washil (kiri), bersama Bupati Gresik dan penerima bantuan stimulan perumahan swadaya. Dok. Humas Pemkab GresikKepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Gresik Achmad Washil (kiri), bersama Bupati Gresik dan penerima bantuan stimulan perumahan swadaya.

GRESIK, KOMPAS.com – Sebanyak 419 warga kurang mampu dan berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mendapatkan bantuan stimulan perumahan swadaya dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyerahkan bantuan secara simbolik, didampingi kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Gresik Achmad Washil kepada penerima bantuan di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Kamis (19/7/2018).

“Bantuan ini diperuntukkan bagi MBR dengan tujuan meningkatkan kualitas rumah yang dinilai kurang layak huni. Tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran melalui APBD senilai Rp 6,92 miliar kepada 419 penerima bantuan,” tutur Washil.

Dalam kesempatan yang sama juga diberikan bantuan kepada 146 orang penerima bantuan program Dana Alokasi Khusus (DAK), yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat atau APBN, dengan nilai mencapai Rp2,19 miliar.

“Untuk pola penyaluran untuk program akan diserahkan sepenuhnya kepada panitia pelaksana yang telah ditunjuk oleh masing-masing desa, dengan pelaksanaannya bersifat swakelola,”  kata Washil.

Sementara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengungkapkan, Pemkab Gresik akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan salah satunya melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya.

“Kami sangat bersyukur, karena setiap tahun selalu ada peningkatan pembangunan yang memberikan manfaat bagi warga, khususnya masyarakat yang kurang mampu atau yang berpenghasilan rendah,” ucap Sambari.

Dia menjelaskan, pada 2016 Pemkab Gresik telah memberikan bantuan pembangunan rumah kurang layak huni sebanyak 363 rumah.

Satu tahun kemudian, bantuan pembangunan rumah kurang layak huni sebanyak 410 rumah, dan tahun ini meningkat menjadi 419 rumah.

“Kami juga mengharap dukungan serta doa masyarakat, agar semakin tahun bisa meningkatkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X